RADAR JOGJA - Inovasi dan torehan membanggakan diraih oleh Arum Widyastuti Perdani. Mahasiswi program Doktor Ilmu Pangan Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UGM ini berhasil meraih penghargaan Best Presentation Award pada The 10th International Conference on Composite Materials and Materials Engineering (ICCMME) 2025.
Arum berhasil meraih penghargaan di konferensi yang berlangsung di Yonsei University, Seoul, Korea Selatan. Dia bersaing dengan peserta yang berasal dari 19 negara. Meliputi Jerman, Taiwan, China, Thailand, Morocco, Amerika Serikat, Jepang, Peru, Russia, United Arab Emirates, dan Kanada.
Baca Juga: Peringati Hari Jadi ke-194 Kabupaten Purworejo, Lakon Wayang Babat Alas Wonomarto Turut DItampilkan
"ICCMME 2025 dihelat oleh South Asia Institute of Science and Engineering, kolaborasi antara Yonsei University Korea Selatan dan Sichuan University China," katanya Minggu (16/2/2025).
Dia mempresentasikan makalah berjudul Pectin and Chitosan Biofilm Composites Enriched with Rambutan Peel Anthocyanins for Colorimetric Intelligent Food Packaging. Yang juga merupakan bagian dari studi disertasinya.
"Tidak menyangka saat saya diumumkan sebagai penerima penghargaan, atas presentasi terbaik," ujarnya penuh haru.
Diakuinya, penelitian yang dia lakukan soal pengembangan intelligent food packaging. Memanfaatkan antosianin dari kulit rambutan sebagai pewarna sensitif dalam sistem matriks biopolimer pektin dan kitosan.
Baca Juga: Pilkada Sukses Digelar, KPU Kabupaten Magelang Evaluasi Surat Suara Tidak Sah
"Penelitian ini untuk mempelajari sifat fisikokimia dari biofilm cerdas berdasar urutan pencampuran komponen utamanya," terangnya.
Secara garis besar, Arum berharap agar inovasi yang dilakukannya bisa menjadi solusi. Antara lain solusi para sektor ramah lingkungan untuk kemasan makanan.
"Sekaligus juga mendukung keamanan pangan melalui indikator perubahan kualitas produk," tandasnya. (iza/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita