JOGJA - Ekonomi berkelanjutan jadi salah satu capaian yang direncanakan oleh Universitas Cokroaminoto Yogyakarta (UCY). Dalam upaya mencapai hal tersebut, UCY baru saja menjajaki kerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (Baznas RI).
Rektor UCY Dr. Ir. Hery Kristiyanto mengatakan, sudah ada berbagai rencana yang disiapkan UCY dalam kolaborasi yang dijalin. Disebutkan, program yang akan dijalankan di UCY antara lain, pembentukan laboratorium manajemen zakat (LMZ) dan unit pengumpul zakat (UPZ).
"Nanti para civitas akademika UCY akan dilatih dari Baznas, soal perencanaan hingga implementasi program," katanya, Senin (3/2).
Hery menyadari betul, bahwa secara garis besar tujuan antara Baznas dan pendidikan tinggi sangat selaras, dan sudah sepatutnya untuk menjalin kolaborasi.
Beberapa tujuan seperti program kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga bencana. Hal-hal tersebut selaras, dan diharapkan menjadi satu kesatuan yang saling membantu satu sama lain.
"Program Baznas itu selaras dengan Tri Dharma perguruan tinggi, semoga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan pertumbuhan di UCY maupun Baznas," harapnya.
Dalam konteks yang lebih riil, Hery mencontohkan, salah satu implementasi yang akan dilakukan adalah penyaluran beasiswa kepada para mahasiswa yang didanai dari alumni hingga stakeholder UCY.
"Kami proyeksikan programnya nanti tidak hanya berfokus pada civitas, tapi juga bermanfaat bagi masyarakat luas," lontarnya.
Sementara itu, ketua Baznas RI Prof. Dr. KH Noor Achmad membeberkan, bahwa kerjasama dengan perguruan tinggi memang jadi kebijakan yang ideal, dan sudah beberapa tahun lamanya dilakukan.
"Baznas punya perpanjangan tangan di seluruh Indonesia. Koordinasi, dan kerjasama kami menyeluruh di berbagai lini, termasuk sektor pendidikan," tuturnya.
Noor merinci, beberapa universitas yang telah menjalin kerjasama dengan Baznas RI selain UCY meliputi, Universitas Ahmad Dahlan, Universitas Boyolali, Universitas Brawijaya, UIN Sunan Kalijaga Jogjakarta, UIN Jakarta, dan UIN Walisongo Semarang.
"Kami terus berupaya mengentaskan kemiskinan dan mendorong ekonomi berkelanjutan, salah satu kolaborasi itu dijalin dengan universitas," paparnya.
"Besar harapan, kerjasama ini akan ada manfaat yang terjadi antara kedua pihak," pungkasnya. (iza)