Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sadari Kebutuhan Teknologi, UGM Komitmen Optimalisasi Artificial Intelligence di Banyak Sektor

Fahmi Fahriza • Kamis, 9 Januari 2025 | 03:30 WIB

 

 

TUNTUTAN ZAMAN: Seminar nasional yang membahas soal Artificial Intelligence (AI) untuk Indonesia yang dilangsungkan di Ruang Multimedia Kantor Pusat UGM Rabu (8/1/2025)
TUNTUTAN ZAMAN: Seminar nasional yang membahas soal Artificial Intelligence (AI) untuk Indonesia yang dilangsungkan di Ruang Multimedia Kantor Pusat UGM Rabu (8/1/2025)
 

SLEMAN - Universitas Gadjah Mada (UGM) berupaya untuk mengoptimalisasi penggunaan Artificial Intelligence (AI) secara tepat guna. Salah satu caranya, dengan menggandeng stakeholder dari perusahaan teknologi, hingga pemerintah.

"AI jadi kesempatan emas untuk menyiapkan SDM dengan growth mindset, bukan sesuatu yang kami anggap sebagai musuh," sebut Kepala Biro Transformasi Digital UGM Mardhani Riasetiawan saat Seminar Nasional membahas AI di Ruang Multimedia Kantor Pusat UGM Rabu (8/1/2025).

 Baca Juga: Persak Kebumen Menang Lagi di Kandang atas Persip Pekalongan, Buruknya Kualitas Lapangan Stadion Candradimuka Dikeluhkan

Tugas kampus, lanjutnya, hanya untuk memberikan literasi. “Agar AI bisa diterima dan digunakan secara positif serta tepat guna," sambungnya.

Dalam konteks akademik, UGM tengah menyiapkan asisten virtual berbasis AI. Masih dalam tahap finalisasi, program tersebut nantinya diproyeksikan untuk mendukung pembelajaran bagi civitas akademika.

 Baca Juga: Ada 2.372 Janda Baru di Tahun 2024, Ini Penjelasan Pengadilan Agama Kebumen

"Asisten virtual itu mampu menerjemahkan pengetahuan. Jadi dapat memudahkan para mahasiswa untuk berdiskusi," lontarnya.

Disebutnya, dalam penyusunan model atau skema pembelajaran di UGM, AI juga sudah digunakan. Meskipun dengan porsi yang belum terlalu banyak dan signifikan.

"Kami ada platform UGM online. Media belajar online dan beberapa course didukung AI, dari pembuatan materi sampai proses diskusi," ujarnya.

 Baca Juga: Pasar Baledono, Peraih Pasar Berstandar SNI Pertama di Purworejo, Ini Fasilitas Yang Dimiliki

Salah satu yang sedang dioptimalisasi, yakni learning paltform dan talent pool. “Kami punya 50-60 ribu mahasiswa, itu talent pool yang potensial," lontarnya.

 

Selain itu, sudah banyak dosen UGM yang mendalami bidang teknologi. Termasuk AI dalam beragam proyek kerja atau penelitiannya.

Bahkan, rencana jangka panjang soal implementasi AI telah digagas. Termasuk, melakukan kolaborasi dengan berbagai universitas lain, baik di Indonesia maupun luar negeri.

"Kami banyak berkaca pada universitas di luar negeri, seperti NTU, NUS. Kami coba kejar dan selaraskan soal perkembangan teknologi termasuk AI," bebernya.

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#asisten virtual #perusahaan teknologi #Universitas Gadjah Mada (UGM) #Kampus #literasi #growth mindset #talent pool #pemerintah #ai #penggunaan #Artifical Intelligence #program #Online #platform