BANTUL - Politeknik ATK Jogjakarta mengklaim, sebagian besar lulusannya telah mendapatkan pekerjaan. Hal tersebut disampaikan Direktur Politeknik ATK Jogjakarta Sonny Taufan, usai acara wisuda mahasiswanya pada Sabtu (7/12/2024).
Dia menyebut, tingkat penyerapan lulusan mencapai 80,42 persen. "Capaian ini mencakup lulusan yang berhasil diterima bekerja, melanjutkan studi ke jenjang S1, dan bahkan memulai usaha sendiri," kata Sonny.
Menurutnya, Politeknik ATK Jogjakarta merupakan salah satu dari 13 satuan pendidikan tinggi di bawah Kementerian Perindustrian, yang berperan sebagai pusat pendidikan vokasi. Menghasilkan sumber daya manusia (SDM) unggul di industri kulit, karet, dan plastik. "Komitmen Politeknik ATK mencetak lulusan kompeten dibuktikan dengan 100 persen lulusan mendapatkan sertifikat kompetensi," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin Masrokhan mengapresiasi keberhasilan Politeknik ATK Jogjakarta. Sebab memiliki peran vital dalam mendukung sektor industri Indonesia dengan menyediakan tenaga kerja terampil dan profesional.
"Politeknik ATK Jogjakarta membuktikan komitmennya dalam mencetak SDM industri berkualitas," kata Masrokhan.
Baca Juga: Butuh Lima Jam dan 16 Mobil Damkar untuk Padamkan Api di PT Anugerah Abadi Magelang
Selain itu, acara wisuda juga diwarnai dengan penghargaan kepada lulusan terbaik dari masing-masing program studi.
Tidak hanya itu, Politeknik ATK Jogja berhasil memperluas jaringan internasional dengan menjalin kerja sama dengan Sailun Group, produsen ban terkemuka dunia.
Baca Juga: Beri Kesempatan Wisatawan Luar Berlibur, Warga Jogja Diminta Menahan Diri saat Libur Nataru
"Sebanyak sembilan orang lulusan Politeknik ATK telah bekerja di Sailun Group dan ditempatkan di Vietnam," ungkapnya.
Terpisah dalam keterangannya, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan, pentingnya pendidikan vokasi bagi kemajuan industri dan bangsa.
"Pendidikan vokasi memiliki peran strategis dalam menghasilkan sumber daya manusia kompeten dalam mendukung sektor-sektor industri," kata Agus. (gun)
Editor : Sevtia Eka Novarita