JOGJA - Bidang kebudayaan hingga pemberdayaan jadi hal yang ditekuni oleh mahasiswi jurusan Agroteknologi angkatan 2022 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Tasya’a Nadifa Maajid.
Tercatat, ia saat ini sedang fokus mengadakan program kerja pada Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) UMY. Yaitu media go to museum kebudayaan. "Tujuan program kerja ini menginspirasi para mahasiswa untuk terus belajar soal kebudayaan di jogja," katanya pada Radar Jogja.
"Saya aktif di IMM untuk terus mengembangkan IMM agar lebih dikenal khalayak umum," sambungnya.
Ia menerangkan, output dari program tersebut yakni berbentuk vlog ataupun video singkat dan typography terkait sejarah di museum. Selain itu, nantinya juga akan membuat website terkait sejarah kebudayaan yang ada di museum tersebut.
"Proker ini akan berjalan dan dibagi menjadi tiga kelompok mahasiswa," ungkapnya.
Di samping itu, Tasya’a juga aktif mengikuti program Young Sustainable Intiative (YSI), yakni program dari kampus untuk memberdayakan desa, kemudian mahasiswa juga mendapatkan manfaat berupa konversi kuliah kerja nyata (KKN).
"Saya menjabat sebagai divisi media. selain itu, di IMM saya juga aktif dengan divisi yang sama, yaitu media dan komunikasi," bebernya.
Dalam konteks lain, ia saat ini juga tergabung di paguyuban duta kampus UMY. Secara pribadi, ia sangat bersemangat berkontribusi di duta kampus UMY sebagai staf paguyuban.
"Dengan berkontribusi sebagai duta kampus, selain menaikkan citra kampus, juga menambah wawasan dan ilmu baru yang bermanfaat untuk masa depan," serunya.
Ke depannya, Tasya'a menuturkan bahwa ia bermimpi untuk bisa menjadi dosen atau peneliti. Ia meyakini, berbagi ilmu itu memiliki banyak manfaat, mulai dari mendapatkan relasi dari berbagai kampus, hingga wawasan yang lebih luas.
"Selain itu berbagi ilmu juga akan mengalirkan pahala kita seterusnya hingga kita tiada," pungkasnya. (iza)
Editor : Sevtia Eka Novarita