JOGJA - Sanidheo Chandra Ramadhana baru lulus dari Manajemen dan Kebijakan Publik (MKP) Fisipol Universitas Gadjah Mada (UGM).
Sanidheo tercatat hanya menempuh pendidikan S1 dalam waktu 3 tahun 1 bulan 14 hari. Dengan pencapaian itu, dia berhasil menjadi wisudawan tercepat di wisuda UGM yang berlangsung pada Kamis (21/11/2024) lalu.
"Sebagian besar skripsi saya diselesaikan saat ikut program pertukaran pelajar di Jerman, dan akumulatif IPK saya 3,83," katanya Rabu (27/11/2024).
Selain fokus pada akademik, dia tidak melupakan non-akademik. Baginya, pengalaman berorganisasi dan bersosialisasi adalah ilmu yang tidak kalah penting. "Saya sudah dua tahun di organisasi mahasiswa, jadi tahu kapan waktunya berhenti dan mengejar tujuan yang lebih besar," tuturnya.
Semasa kuliah, manajemen waktu jadi senjata andalan menghadapi berbagai tuntutan dan kesibukan. Salah satu strateginya adalah dengan menyelesaikan skripsi lebih awal selama program pertukaran pelajar di Jerman pada semester lima.
"Saat exchange saya fokus skripsi, jadi saat semester enam, saya tidak perlu ambil ulang kelas. Bahkan saat KKN, skripsi saya sudah selesai," ucapnya.
Saat ini, dia telah diterima di University of London untuk program S2. Namun, keberangkatannya masih menunggu hasil dari beasiswa LPDP.
Baca Juga: Klaim Perolehan Suara di Pilkada Sleman Capai 62,14 Persen, Harda Kiswaya Potong Gundul
Ke depannya, dia juga mempertimbangkan untuk terus berkontribusi melalui penelitian dan proyek-proyek internasional yang relevan dengan bidangnya.
"Saya ingin studi sekaligus kerja di sektor kebijakan publik yang punya dampak luas," harap alumni SMAN 3 Jogjakarta ini.
Selama ini, dia juga mengaku aktif sebagai pembicara di berbagai forum. Tercatat, dia pernah menjadi narasumber dalam pelatihan organisasi, advokasi konflik, hingga kegiatan regenerasi himpunan mahasiswa di beberapa fakultas.
Selain itu, dia juga pernah menjalani magang di sebuah non-government organization (NGO) internasional di bidang penulisan. "Dari semester awal saya sudah magang. ini membantu untuk karir saya ke depan," sebutnya. (iza/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita