SLEMAN - Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Jogjakarta baru saja mencatatkan prestasi, setelah berhasil memecahkan rekor baru di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui kegiatan infak menggunakan metode Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
Wakil Rektor 4 Bidang Kerjasama dan Urusan Internasional Unisa Moh Ali Imron menyebut, pemecahan rekor MURI tersebut melibatkan total 2.115 mahasiswa baru Unisa. "Universitas pertama di Indonesia yang mencatat rekor infak terbanyak dengan metode QRIS," katanya Selasa (24/9/2024).
Ali menuturkan, pencapaian tersebut tidak hanya diniatkan untuk memecahkan rekor semata. Namun, juga menjadi momen penting dalam pengembangan teknologi finansial untuk tujuan sosial.
"Ini juga memperlihatkan bahwa transaksi amal dapat dilakukan semudah transaksi sehari-hari," sebutnya.
"Transaksi dunia mudah dengan QRIS, transaksi akhirat juga harus mudah dengan QRIS. Mudah-mudahan ini jadi amal jariyah buat kita semua," harapnya.
Ali juga menambahkan, Unisa berkomitmen untuk tidak hanya menjadi institusi pendidikan. Tetapi juga pelopor dalam memanfaatkan teknologi untuk membangun kesadaran sosial di kalangan mahasiswa. Agar bisa menciptakan masa depan yang lebih baik bagi mereka dan masyarakat.
"Ini komitmen kami mendorong mahasiswa aktif di kegiatan sosial, lewat cara yang inovatif dan relevan dengan perkembangan zaman," paparnya.
Sementara itu, Kepala Biro Kemahasiswaan Unisa Jogjakarta Yekti Satriyandari berujar, seluruh dana infak yang telah terkumpul akan disalurkan untuk kepentingan beasiswa bagi mahasiswa yang membutuhkan. "Dalam hal ini, Unisa bekerja sama dengan Lazismu untuk proses penyeleksian penerima beasiswa," lontarnya.
Dia berharap, dengan adanya beasiswa tersebut, diharapkan bisa menjadi langkah berkelanjutan. Menciptakan lebih banyak kesempatan bagi para mahasiswa di masa depan.
"Donasi ini untuk membantu mahasiswa yang membutuhkan, sebagai bentuk kepedulian dari mahasiswa untuk mahasiswa," tambah Yekti.
Selanjutnya, perwakilan dari MURI Sri Widayat mengapresiasi rekor yang dibuat oleh Unisa. Secara pribadi dia menyatakan, rekor tersebut jadi salah satu bentuk integrasi teknologi modern dengan nilai sosial yang inovatif.
"Unisa kini tercatat di MURI dengan infak melalui QRIS oleh mahasiswa baru terbanyak, 2.115 peserta. Ini adalah pencapaian yang luar biasa," tandasnya. (iza/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita