RADAR JOGJA - Bidang kesenian tari jadi hal yang sejak kecil disukai oleh Permatahati Oktanurani. Mahasiswi Pendidikan Seni Tari UNY ini bahkan telah mendapat banyak penghargaan dan kesempatan berharga lewat medium tari.
Permata tercatat aktif menjadi bagian dari komunitas Bravery Dancer, dan berhasil sampai tahap 10 besar di ajang Indonesia's Got Talent RCTI 2023. Selain itu, dia juga sempat diundang untuk menari di hadapan Presiden Joko Widodo pada acara Istana Berbatik di Istana Negara Oktober 2023 lalu.
"Saya juga jadi bagian dari misi kebudayaan dinas pariwisata dalam berbagai agenda berbasis tari," katanya Selasa (17/9/2024).
Baca Juga: Universitas Widya Mataram Coba Mewujudkan Peradaban lewat Budaya Akademik bagi Mahasiswa
Disebutkan, lewat delegasi misi kebudayaan tersebut, Permata berangkat ke beberapa kota. Seperti Batam, hingga Medan untuk mewakili Jogjakarta. "Berangkat untuk perwakilan dari Jogjakarta di acara Gelar Melayu Serumpun Internasional," sebutnya.
Dia memaparkan, cita-citanya sejak kecil memang ingin menjadi penari profesional. Keinginannya tersebut turut disalurkan dalam kuliah di jurusan tari, hingga ikut dalam komunitas tari.
"Selain kuliah, saya juga ikut komunitas Bravery Dancer, sebelumnya juga pernah menjabat wakil ketua himpunan mahasiswa pendidikan seni tari UNY," paparnya.
Setelah lulus nanti, dia pun berkeinginan bisa kerja berlisensi dan tetap dalam lingkup seni. “Entah di bidang tenaga didik, administrasi, atau pekerja seni," sambungnya.
Saat ini, Permata juga tengah mengupayakan untuk bisa segera lulus kuliah. Secara pribadi, dia juga masih ingin mengeksplorasi bidang tari secara lebih mendalam. "Targetnya lulus 3,5 tahun. Juga ingin mendapat kesempatan untuk bisa menari dalam skala internasional di luar negeri," tandasnya. (iza/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita