Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Masih Minim Atensi dan Apresiasi, Jama'ah Cinema Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Komitmen Perluas Gaung Perfilman di Lingkup Kampus

Fahmi Fahriza • Senin, 16 September 2024 | 05:00 WIB

 

FOKUS: Anggota UKM UIN Sunan Kalijaga Jama
FOKUS: Anggota UKM UIN Sunan Kalijaga Jama

SLEMAN - Peningkatan awareness soal perfilman di lingkup kampus, jadi hal yang digencarkan oleh Jama'ah Cinema Mahasiswa (JCM). Sebab keberadaan unit kegiatan mahasiswa (UKM) di UIN Sunan Kalijaga ini masih minim atensi dan apresiasi.

Padahal, JCM baru mendapat prestasi dalam Festival Film Pendek Moderasi Beragama (FFPMB) 2024. Film pendek dengan judul Menyapa Terang di Ujung Malam itu, bercerita soal toleransi dan moderasi beragama. Jalan cerita tersebut dipilih sesuai dengan tema yang diberikan oleh Balai Litbang Agama (BLA) Jakarta, yakni soal moderasi.

 Baca Juga: Kegiatan Luar Kelas SDN Banyuripan Bantul Ajak Siswanya Lestarikan Permainan Tradisional dan Asah Kreativitas dengan Membuat Layang-Layang

Sutradara film Dhihan Hanifa Putra dari jurusan Ilmu Hadist UIN angkatan 2020 menyebut, prestasi yang diraih filmnya yakni nominasi 6 besar film terbaik, 3 sutradara terbaik, dan 10 besar skenario terbaik. "Kami juga masuk nominasi film favorit pilihan penonton, itu kompetisi film umum. Total pesertanya ada 299 film," bebernya Minggu (15/9/2024).

Dhihan mengungkapkan, prestasi yang diraih tersebut sangatlah penting untuk mendongkrak nama JCM secara lebih luas. Sebab dia merasa, bahwa gaung JCM maupun perfilman di lingkup UIN sendiri masih minim.

 Baca Juga: Polairud Tangkap Dua Kapal Nelayan Luar Daerah, Terjaring Patroli karena Cari Benih Lobster di Wilayah Yogyakarta

"Kami ingin JCM makin dikenal, baik oleh pihak kampus atau mahasiswa. Karena JCM ini UKM, dengan prestasi ini harapannya bisa dapat pembinaan berupa pendanaan," harapnya.

JCM sendiri, lanjutnya, sudah ada di UIN sejak 1995 silam. “Tapi dulu hanya fokus di pemutaran film saja, lalu 2005 pertama kali produksi," urainya.

Bahkan, UKM ini hampir mati saat 2020 lalu. Selama sembilan bulan, tidak ada kegiatan apapun yang dilakukan. “Lalu 2023 kemarin adalah titik balik UKM ini untuk lebih produktif dan serius," sebutnya.

 Baca Juga: Cegah Prostitusi Online Anak di Bawah Umur, Pemkot Jogja Perketat Pengawasan Hotel

Penuturan lain datang dari penulis naskah film Fatah Elhusein. Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam 2023 ini menyebut,  di UIN tidak memiliki jurusan yang spesifik fokus pada film. Namun sejatinya, antusiasme mahasiswa untuk belajar film cukup tinggi.

Salah satu indikator tersebut, terlihat dari masifnya pendaftar yang ada di JCM UIN. Sejauh ini anggota aktif di JCM berjumlah 70 mahasiswa dari berbagai jurusan. "Kami juga berjejaring dengan Kampus-kampus lain di Jogja untuk meningkatkan awareness soal JCM ini," imbuhnya.

Secara pribadi, Husein juga berharap pihak kampus bisa secara aktif untuk membantu JCM lebih berkembang. Sebab, JCM tersebut merupakan satu-satunya UKM yang berfokus pada bidang perfilman di UIN. "Ini satu-satunya UKM film, tingkatannya universitas," paparnya. (iza/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Jamaah Cinema Mahasiswa #unit kegiatan mahasiswa (UKM) #perfilman lokal #UIN Sunan Kaijaga