Kebutuhan gizi yang tidak terpenuhi dengan baik akan memberikan dampak terhadap tumbuh kembang anak, misalnya stunting (pendek). Stunting akan berpengaruh terhadap kecerdasan otak anak, padahal kualitas kehidupan seorang anak akan mempengaruhi kualitas suatu bangsa.
Ketua Pelaksana, Ratu Matahari menuturkan, dalam upaya untuk menurunkan kejadian stunting di masa pandemi ini, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan bersinergi dengan Kader Aisyiyah Sewon Utara mengadakan kegiatan edukasi terkait pemenuhan gizi pra konsepsi, pentingnya Air Susu Ibu (ASI), dan KB dan Kehamilan.
"Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman serta ketrampilan ibu-ibu terhadap pentingnya pemenuhan gizi keluarga, utamanya pada anak,"ujarnya.
Anggota Tim Pelaksana, Rachmawati Widyaningrum mengatakan, kami berupaya memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa makanan bergizi bukan merupakan makanan mahal. Hal tersebut yang mendasari kami mengingisiasi kegiatan ini untuk membekali para kader Aisyiyah dengan pelatihan pembuatan MPASI berbasis pangan local yang terjangkau secara
"Tak hanya permasalahan gizi yang menjadi tantangan di masa pandemi Covid-19 ini tetapi juga masalah kependudukan yaitu kenaikan angka kehamilan yang meningkat pada pasangan usia subur (PUS).
Kehamilan yang tidak direncanakan akan memberikan dampak terhadap kualitas hidup seseorang. Misalnya dampak terhadap ekonomi keluarga karena adanya penambahan jumlah anggota keluarga dan kondisi ekonomi yang tidak menentu, kondisi psikologis ketidaksiapan dalam menerima anggota keluarga baru,"katanya.
Sementara itu Sekretaris PCA Sewon Utara Siti Djufroniah menuturkan sinergitas PCA Sewon Utara dan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan.
"Kami berharapkan kegiatan ini tidak berhenti disini saja tetapi perlu diinisi untuk kegiatan tindak lanjut yang dilaksanakan secara berkala sehingga pemahaman dan ketrampilan kader kami terkait kesehatan meningkat dan berdampak terhadap peningkatan kualitas kehidupan masyarakat di Sewon,"jelasnya. (*)
Editor : Editor News