Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia UAD, Normasari mengatakan, dengan capaian ini sumber daya manusia di UAD akan semakin tangguh. Harapannya sumber daya manusia yang berkualitas akan menghasilkan lulusan yang semakin baik pula.
Rektor UAD Muchlas, mengatakan capaian ini merupakan prestasi luar biasa. “Selamat datang kembali Bapak/Ibu di UAD, setelah sekian tahun melanjutkan studi untuk menggapai gelar doktor,” katanya ketika memberikan sambutan pada penyerahan penghargaan bagi doktor baru UAD tahun 2020, Senin (28/12) di kampus I UAD.
“Kami berharap pencapaian gelar doktor bisa memberikan dampak bagi peningkatan karya Bapak Ibu sebagai dosen UAD. Saat ini UAD masih mengejar separuh dosen atau 50 persen dari 705 dosen bergelar doktor,” jelasnya.
Muchlas menambahkan, target 50 persen dosen bergelar doktor ditujukan untuk reakreditasi institusi pada tahun 2025. Program percepatan doktor terus dipantau oleh Bidang SDM UAD supaya target bisa segera terpenuhi.
Selain program tersebut, UAD juga memiliki program percepatan lektor kepala dan guru besar. Beberapa doktor baru di tahun 2020 langsung masuk ke dalam program percepatan ini guru besar.
“Kami berharap para doktor baru UAD lebih kontributif terhadap lembaga, masyarakat, bangsa dan negara. Kami juga mengandalkan para doktor untuk mengawal penelitian dan publikasi ilmiah di UAD. Harapannya kegiatan penelitian mencapai level 9, penelitian yang memiliki kontribusi signifikan bagi pebingkatan perekonomian negara,” tambahnya (*) Editor : Editor News