Dosen UAD Latih Kader Posyandu Anggrek Pantau Pertumbuhan Bayi

Editor News • Dipublikasikan Kamis, 1 Juni 2017 | 07:29 WIB
Photo
Photo
RADAR JOGJA- Berangkat dari keresahan Tim pengabdian masyarakat UAD dan kader Posyandu Anggrek mengenai tumbuh kembang anak, karena selama masa pandemic covid-19, kegiatan Posyandu tidak dapat berjalan optimal.

Pelatihan ini diselenggarakan sebagai bentuk kegiatan pengabdian kepada masyakarat yang diinisiasi oleh tim pengabdian kolaborasi lintas bidang dari program studi Kesehatan masyarakat, program studi bisnis makanan, dan program studi PG PAUD Universitas Ahmad Dahlan, Rabu (16/6), di Aula Masjid At-Taqwa.

Ketua Tim PPM sekaligus dosen program studi bisnis makanan, Nurul Putri mengatakan bahwa permasalahan yang terjadi adalah masih banyaknya kader yang belum memiliki keterampilan yang memadai dalam melakukan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak.

Padahal pemantauan ini dapat dilakukan dengan menggunakan alat-alat antropometri sederhana. Permasalahan lainnya, keterampilan kader dalam melakukan analisis-interpretasi hasil pengukuran pertumbuhan bayi dan balita dirasa masih kurang.

"Sebanyak kurang lebih 16 kader Posyandu Anggrek mengikuti pelatihan ini dengan antusias dan tertib menaati protokol kesehatan. Selama tiga jam materi disampaikan baik teori maupun praktik.,"katanya.

Nurul menambahkan diawali dengan materi antoprometri, para kader mendapatkan pengetahuan secara teori dan praktik mengenai cara melakukan pengukuran tinggi badan/Panjang badan, berat badan, lingkar kepala, dan lingkar lengan bayi dan balita secara tepat.

"Kegiatan pelatihan dilanjutkan dengan pemberian materi mengenai cara menganalisis dan memberikan rekomendasi tindaklanjut hasil analisis beserta cara mengiinterpretasi hasilnya,"jelasnya.

Sementara itu,  Anggota Tim pengabdian Khoiriyah dan Prima, membenarkan bahwa kegiatan ini merupakan usaha untuk berkontribusi dalam mengantisipasi kejadian stunting pada anak usia dini. Mereka mengatakan bahwa masih ada tindaklanjut dari kegiatan ini, yaitu pelatihan pemberian Makanan pendamping ASI (MP-ASI) dan stimulasi perkembangan anak bagi orang tua di wilayah kerja Posyandu Anggrek.

Rangkaian kegiatan pengabdian ini telah mendapatkan pendanaan Hibah Kompetisi dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UAD

Dibantu oleh tiga orang mahasiswa, kegiatan berjalan lancar dan sukses. Antusiasme sangat jelas terlihat oleh peserta pelatihan. Salah seorang kader menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat karena meningkatkan keterampilan mereka dalam melaksanakan tugas kader di Posyandu.

"Kami berkomitmen untuk memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada masyarakat, terutama dalam penanggulangan angka kejadian stunting melalui Posyandu Anggrek. Harapannya kegiatan seperti ini tidak hanya terbatas pada kader dan orang tua di Posyandu Anggrek, namun juga kader pada posyandu lain di Dusun Wonokromo, Pleret, Bantul,"katanya. (*) Editor : Editor News