Sasar 522.956 Warga DIY, Bantuan Pangan Beras Jadi Bantalan Pengeluaran Warga

Aris Romadhon • Dipublikasikan Selasa, 20 Oktober 2026 | 21:00 WIB
TAHAP III: Penerima bantuan pangan mengangkut beras yang telah disalurkan di Potorono, Banguntapan, Bantul Selasa (20/10). (ARIS ROMADHON/RADAR JOGJA)
TAHAP III: Penerima bantuan pangan mengangkut beras yang telah disalurkan di Potorono, Banguntapan, Bantul Selasa (20/10). (ARIS ROMADHON/RADAR JOGJA)  

BANTUL - Perum BULOG mengoptimalkan penyaluran bantuan pangan beras untuk membantu meringankan pengeluaran rumah tangga masyarakat DIY hingga akhir tahun. Sebanyak 522.956 penerima bantuan pangan (PBP) mendapat alokasi bantuan beras untuk periode Oktober hingga Desember 2026, dengan total mencapai sekitar 15.688 ton.

Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, pihaknya memastikan kesiapan stok, jaringan pergudangan, dan distribusi agar bantuan dapat diterima masyarakat sesuai ketentuan.

“Prinsip kami jelas, bantuan harus sampai kepada masyarakat yang membutuhkan dengan kualitas yang baik, jumlah yang sesuai, dan waktu penyaluran yang tepat,” ujar Rizal saat penyaluran bantuan pangan tahap III di Balai Kalurahan Potorono, Banguntapan, Bantul Selasa (20/10).

Baca Juga: Cahya Supriadi Ungkap Detail Latihan dari Mario Capece, Pelatih Kiper Asing di PSIM Jogja

Di Kabupaten Bantul, bantuan dialokasikan untuk 138.702 penerima dengan total 4.161.060 kilogram beras. Sementara itu, di Kalurahan Potorono, bantuan menyasar 716 penerima dengan total 21.480 kilogram beras.

Secara nasional, program bantuan pangan beras menyasar sekitar 33,2 juta penerima. Penyaluran di DIY mencakup empat kabupaten, yakni Bantul, Sleman, Kulon Progo, dan Gunungkidul. Setiap penerima mendapat 10 kilogram beras per bulan selama tiga bulan, sehingga total bantuan mencapai 30 kilogram. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus mengurangi pengeluaran untuk membeli beras.

Baca Juga: Kejar Target Akhir Tahun, Dinsos PPPA Kulon Progo Genjot Pendaftaran Aplikasi Perlinsos

Program ini dilaksanakan BULOG bersama Komisi IV DPR RI sebagai bagian dari upaya pemerintah membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok. Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto mengatakan, keberlanjutan bantuan pangan hingga Desember 2026 merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat. “Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat karena dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus meringankan pengeluaran rumah tangga,” ujar Titiek.

Untuk memastikan bantuan memberikan manfaat bagi masyarakat, Titiek meminta BULOG menjaga ketepatan sasaran penyaluran serta kualitas beras yang diterima penerima bantuan sesuai ketentuan. (cr2/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
penerima bantuan pangan (PBP) bantuan bulog Bantuan Pangan Beras Siti Hediati Soeharto