BANTUL - Delapan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Bantul mulai menjalani verifikasi dan validasi (verval). Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan bangunan dan seluruh fasilitas pendukung siap sebelum gerai beroperasi.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUKMPP) Kabupaten Bantul Prapta Nugraha mengatakan, saat ini terdapat 30 gerai KDMP yang sudah berdiri maupun masih dalam proses pembangunan. “Dari jumlah tersebut, 16 gerai telah mendapat rekomendasi untuk menjalani verval,” kata Prapta Kamis (1/10).
Baca Juga: JPU Tunjukkan 80 Bukti Baru di Sidang 11 Pengasuh Daycare, Restitusi Capai Rp 2 M untuk 83 Korban
Verifikasi dilakukan tim lintas organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Bantul yang diketuai Sekretaris Daerah (Sekda). Pemeriksaan mencakup kelayakan dan keamanan bangunan, kondisi lahan, sarana transportasi, hingga fasilitas pendukung operasional.
Prapta menjelaskan, pemeriksaan dilakukan sesuai kewenangan masing-masing OPD. Dinas pekerjaan umum, perumahan dan kawasan permukiman (DPUPKP) memeriksa bangunan, dinas perhubungan mengecek sarana transportasi, sedangkan dinas komunikasi dan informatika memeriksa fasilitas WiFi. Sementara aspek lahan menjadi kewenangan dinas pertanahan dan tata ruang.
Tak hanya bangunan, tim juga mengecek kelengkapan fasilitas yang dibutuhkan untuk menunjang aktivitas koperasi. Di antaranya kendaraan roda tiga dan roda empat, rak barang, meja, tas belanja, jaringan WiFi, hingga seragam petugas. "Memang banyak variabelnya," ujarnya.
Baca Juga: Dampak El Nino, Beras Sumbang Inflasi Tertinggi di Jogja: Tekan Produksi dan Pasokan di Pasaran
Hasil verifikasi nantinya menjadi salah satu bahan bagi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dalam melakukan reviu perkembangan pembangunan KDMP. "Kesimpulannya tentu bangunan itu layak ataupun layak dengan catatan," jelas Prapta.
Terkait operasional, Prapta mengatakan Pemkab Bantul mengacu pada ketentuan pengelolaan yang diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres). Sejumlah koperasi juga telah mulai menjalankan aktivitas, meski masih dalam skala terbatas. (cr2/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita