Pembangunan KDMP Rampung, Pemkal Mulyodadi Masih Tahan Serah Terima

Aris Romadhon • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 21:30 WIB
Lurah Mulyodadi Ari Sapto Nugroho saat dimintai keterangan terkait serah terima KDMP di kantor Kalurahan Mulyodadi, Jumat (11/9). (Aris Romadhon/Radar Jogja)
Lurah Mulyodadi Ari Sapto Nugroho saat dimintai keterangan terkait serah terima KDMP di kantor Kalurahan Mulyodadi, Jumat (11/9). (Aris Romadhon/Radar Jogja)

BANTUL - Pembangunan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kalurahan Mulyodadi, Bambanglipuro rampung 100 persen pada awal September. Namun, Pemerintah Kalurahan (Pemkal) Mulyodadi belum menandatangani dokumen serah terima gerai tersebut.

Kalurahan masih mencermati sejumlah hal sebelum menerima gerai beserta tanggung jawab yang menyertainya. Salah satu yang menjadi perhatian yakni konsekuensi pengelolaan setelah gerai diserahterimakan kepada kalurahan.

Sikap tersebut muncul setelah Paguyuban Pamong DIY (Nayantaka) sebelumnya menggelar pertemuan dan mengimbau para lurah agar tidak asal menandatangani dokumen serah terima gerai KDMP. Sejumlah poin dinilai perlu dicermati sebelum kalurahan menerima gerai.

Baca Juga: Motor Digadaikan Warga Magelang untuk Judi Hendak Ditebus tapi Ditangkap Lebih Dulu

Lurah Mulyodadi Ari Sapto Nugroho mengatakan, ada sejumlah hal yang perlu dipahami sebelum dokumen serah terima ditandatangani. Salah satunya karena kalurahan tidak dilibatkan secara langsung dalam proses pembangunan gerai. “Semua itu dari TNI, mulainya pondasi sampai ke pembangunan itu yang mengurusi semua dari TNI,” ujar Ari Jumat (11/9).

Menurutnya, kondisi tersebut membuat kalurahan perlu mengetahui secara jelas tanggung jawab yang akan muncul setelah gerai diterima. Terlebih, KDMP merupakan program baru sehingga pola pengelolaan dan keberlangsungannya masih perlu dicermati.

“Nanti misalkan tanggung jawab sepenuhnya diserahkan ke kalurahan, konsekuensinya apa, itu kan yang harus kami cermati,” ujarnya.

Baca Juga: Bukit Gundaling Berastagi, Menikmati Sejuknya Udara Dataran Tinggi dan Keindahan Alam Tanah Karo

Ari mengatakan, berbagai kemungkinan perlu diperhitungkan. Baik ketika koperasi berjalan maupun apabila menghadapi kendala dalam operasionalnya. Hal tersebut juga menjadi bahan komunikasi antara para lurah dan pamong di Kabupaten Bantul.

Ia menegaskan, selesainya pembangunan fisik belum serta-merta membuat kalurahan dapat langsung menerima gerai. Menurutnya, aspek tanggung jawab dan keberlangsungan pengelolaan perlu dipastikan terlebih dahulu.

Gerai KDMP di Mulyodadi dibangun selama kurang lebih tiga bulan sejak Juni 2026. Pembangunan dinyatakan selesai pada minggu pertama September. (cr2/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) Mulyodadi KDMP serah terima lurah