Stok 400 Tangki untuk Kekeringan Aman, BPBD Bantul Baru Salurkan 49 Tangki Air Bersih

Aris Romadhon • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 21:15 WIB
DAMPAK KEMARAU: BPBD Bantul menyiapkan 400 tangki untuk menghadapi kekeringan tahun ini. (ISTIMEWA)
DAMPAK KEMARAU: BPBD Bantul menyiapkan 400 tangki untuk menghadapi kekeringan tahun ini. (ISTIMEWA)

BANTUL - Persediaan air bersih untuk menghadapi kekeringan di Kabupaten Bantul masih aman. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul menyiapkan sekitar 400 tangki air untuk memenuhi kebutuhan warga yang terdampak kekeringan.

Kepala Bidang Kegawatdaruratan, Logistik, dan Peralatan BPBD Kabupaten Bantul Antoni Hutagaol mengatakan, dari persediaan tersebut baru sekitar 49 tangki yang disalurkan kepada masyarakat. “Untuk saat ini kalau untuk air kita masih aman, belum mengajukan BTT (belanja tak terduga),” ujar Antoni Minggu (6/9).

Kebutuhan distribusi air bersih di Bantul, turut didukung bantuan dari Palang Merah Indonesia (PMI), Taruna Siaga Bencana (Tagana), serta sejumlah perusahaan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Bantuan tersebut didistribusikan ke wilayah yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Baca Juga: Wisatawan Naik, Okupansi Hotel Malah Turun, Dispar DIY Siapkan Event untuk Perpanjang Masa Tinggal

Namun, BPBD belum dapat memastikan kapan distribusi air akan dihentikan. Lama penyaluran bergantung pada perkembangan musim kemarau dan pemulihan sumber air warga.

Berdasarkan perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hujan mulai berpotensi turun pada akhir Oktober. Meski demikian, turunnya hujan belum tentu langsung mengembalikan ketersediaan air tanah.

BPBD berkaca pada kondisi 2023 ketika distribusi air bersih masih dilakukan hingga Desember. Karena itu, penyaluran air tahun ini juga berpotensi berlangsung hingga akhir tahun apabila sumber air warga belum pulih. “Ini kemungkinan juga bisa sampai Desember masih berjalan terus,” katanya.

Baca Juga: SSB Bangunharjo Bantul Konsisten Bina Pesepak Bola Muda Lokal Tembus Level Nasional

Jika kekeringan masih berlanjut setelah masa status yang ditetapkan berakhir, pemerintah daerah dapat memperpanjang status siaga darurat. Perpanjangan akan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan. (cr2/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
Kekeringan kemarau tangki BPBD Bantul air bersih