Tak Hanya Kegiatan Seni, Taman Budaya Bantul di Pajangan Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Budaya

Aris Romadhon • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 21:45 WIB
TAHAP AWAL: Proses pembangunan Taman Budaya Bantul di Kamijoro, Sendangsari, Pajangan, Bantul Jumat (4/9). (Aris Romadhon/Radar Jogja)
TAHAP AWAL: Proses pembangunan Taman Budaya Bantul di Kamijoro, Sendangsari, Pajangan, Bantul Jumat (4/9). (Aris Romadhon/Radar Jogja)

BANTUL - Pembangunan Taman Budaya Bantul terus berjalan. Kawasan seluas hampir lima hektare tersebut tidak hanya disiapkan sebagai ruang kegiatan seni dan budaya. Tetapi juga diarahkan menjadi destinasi wisata yang mampu menarik kunjungan masyarakat.

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bantul Yanatun Yunadiana mengatakan, pembangunan tahap awal difokuskan pada penataan kawasan. Pekerjaan meliputi pemerataan lahan, pembangunan akses jalan, pintu gerbang, pos keamanan, hingga landmark berbentuk rebab.

Selain itu, kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) Taman Budaya Bantul juga menjadi bagian dari pembangunan tahap awal. Keberadaan kantor tersebut dinilai penting agar pengelolaan kawasan dapat segera berjalan setelah pembangunan fisik tahap pertama selesai.

Baca Juga: Bulu Tangkis Piala Raja HB X ke-2 Siap Digelar di Yogyakarta, Dua GOR Disiapkan sebagai Venue

"Maka tahun depan yang dibangun dari dana Rp 20 miliar itu harus bisa dimanfaatkan," ujar Yanatun.

Taman Budaya Bantul juga akan dilengkapi area kuliner dengan konsep menyerupai food court. Area tersebut akan dibangun dalam bentuk los sehingga dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha kuliner.

Fasilitas parkir juga disiapkan di kawasan tersebut. Meski tidak secara khusus dirancang sebagai lokasi pertunjukan, area parkir yang telah tertata dapat dimanfaatkan untuk kegiatan budaya berskala kecil.

Baca Juga: Di Forum CALD, Andi Widjajanto Ungkap Approval Rating Prabowo Anjlok hingga 28 Persen

Dengan konsep tersebut, pemanfaatan Taman Budaya Bantul diharapkan tidak perlu menunggu seluruh fasilitas kawasan selesai dibangun. Sejumlah ruang yang telah tersedia dapat digunakan secara bertahap untuk kegiatan masyarakat dan kebudayaan.

Pengembangan kegiatan budaya nantinya akan diarahkan untuk menarik wisatawan lokal. Sementara untuk menjangkau wisatawan asing maupun komunitas, pengelola akan menggandeng komunitas dan pelaku seni.

Kawasan ini juga dinilai memiliki potensi menjadi ruang ekspresi bagi seniman, terutama karena Bantul memiliki banyak pelaku seni rupa. Dengan luas hampir lima hektare, keberadaan Taman Budaya Bantul diharapkan memberikan dampak terhadap perkembangan kawasan di sekitarnya. Selain memperkuat ekosistem kebudayaan, keberadaan fasilitas tersebut diharapkan turut mendorong aktivitas ekonomi masyarakat. (cr2/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
kegiatan seni dan budaya dinas kebudayaan kabupaten bantul Taman Budaya Bantul destinasi wisata