BANTUL - Dinas Pariwisata (Dinpar) Kabupaten Bantul memanfaatkan pameran fotografi sebagai strategi untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Pantai Tanggul Tirto, Poncosari, Srandakan. Pameran bertajuk Harmoni di Tanggul Tirto tersebut digelar pada 4-6 September 2026.
Namun dari pantauan Radar Jogja Jumat (4/9), tidak ada pengunjung yang tampak sejak pagi hingga pukul 11.30. Padahal sebanyak 30 foto telah dipajang di setiap pohon.
Kondisi ini pun dinilai wajar oleh Bidang Pemasaran Dinpar Kabupaten Bantul Markus Purnomo Adi. Mengingat Pantai Tanggul Tirto merupakan destinasi yang masih relatif baru. Selain itu, jumlah wisatawan di kawasan pantai umumnya mulai meningkat menjelang sore pada akhir pekan.
Baca Juga: Gelandang PSS Sleman Frederic Injai Masih Butuh Waktu untuk Pulih usai Jalani Operasi
Oleh karena itu, pameran ini tidak hanya menjadi ruang untuk menampilkan karya fotografi. Kegiatan tersebut sekaligus dimanfaatkan untuk memperkenalkan Pantai Tanggul Tirto dan berbagai potensi wisata di Bantul kepada pengunjung.
"Harapannya ada sedikit kenaikan pengunjung dibanding misalnya seminggu yang lalu yang tidak ada agenda pameran," ujar Markus kepada Radar Jogja Jumat (4/9).
Foto yang dipamerkan merupakan 30 karya terbaik dari lomba fotografi destinasi dan desa wisata yang sebelumnya digelar Dinpar Bantul. Pameran tersebut merupakan kali kedua digelar.
Baca Juga: Prediksi Genoa vs Como, Grifoni Incar Poin Pertama saat Lariani Belum Terkalahkan
Pemilihan Pantai Tanggul Tirto sebagai lokasi pameran bukan tanpa alasan. Destinasi tersebut tergolong baru di kawasan pantai selatan Bantul sehingga dinilai perlu mendapat pengenalan lebih luas kepada masyarakat.
Menurut Markus, promosi melalui pameran fotografi juga dapat menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan destinasi lain di Bantul. Pengunjung yang datang ke Tanggul Tirto diharapkan mengetahui adanya beragam potensi wisata lain, mulai dari edukasi membatik hingga desa wisata berbasis kerajinan dan budi daya ikan.
"Jadi ketika orang ke Tanggul Tirto, kemudian bisa melihat," ujarnya.
Dia pun berharap, kegiatan promosi serupa dapat dikembangkan di berbagai titik destinasi wisata. Selain meningkatkan kunjungan, kegiatan tersebut diharapkan memberikan dampak langsung terhadap perekonomian masyarakat di sekitar destinasi.
"Penginnya sih ada event di setiap titik yang paling tidak bisa lebih mendongkrak perekonomian di sekitar," katanya. (cr2/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita