BANTUL - Sebanyak 11 pasangan pengantin di Bantul menjalani akad nikah unik di atas mobil tangki air sekaligus menyumbangkan air bersih bagi warga terdampak kekeringan. Melalui ajang “Nikah Bareng Keren” di KUA Sewon, Kamis (27/8/2026), para pengantin menjadikan satu tangki air bersih sebagai bagian dari mahar yang kemudian disalurkan melalui PMI.
Ketua Golek Garwo Fortais & Nikah Bareng Nasional Ryan Budi Nuryanto mengatakan, aksi kepedulian tersebut bermula dari sebuah ide yang muncul secara mendadak. "Maksudnya kalau biasanya manten itu kan disumbang, sekarang nyumbang kan ibaratnya," ujar Ryan.
Prosesi akad nikah pun dirancang secara unik di KUA Sewon. Mobil tangki dimasukkan hingga area depan kantor KUA dan dihias untuk dijadikan panggung ijab kabul. "Kemudian ada tangki yang masuk di KUA untuk ijab di atas itu, di atas tangki kayak gitu," ujarnya.
Baca Juga: CJIBF 2026 Buka Peluang Investasi Rp19,07 Triliun Mengalir ke Jateng
Mengenai mekanisme penyerahan donasi, pengantin pria menyerahkan mahar berupa satu tangki air bersih kepada pengantin wanita, yang kemudian diikrarkan dan disedekahkan langsung ke PMI. "Tadi dikirim di daerah Bantul dan juga di daerah Gunungkidul, langsung seperti itu," jelasnya.
Total donasi yang berhasil digalang dalam kegiatan ini mencapai 25 tangki air bersih, melampaui jumlah 11 pasangan pengantin yang berpartisipasi. “Selain dapat mas kawin gratis, tiap manten maharnya ditambah satu tangki ya. Alhamdulillah kita bisa dapat 25 tangki," lanjutnya.
Bantuan air bersih tersebut didistribusikan ke Kabupaten Bantul dan Gunungkidul. Dari total 25 tangki yang disiapkan, sebanyak 15 tangki dialokasikan untuk wilayah Bantul, sementara 10 tangki sisanya dikirim ke Gunungkidul.
Baca Juga: Pieter Huistra Senang Bisa Kembali Dampingi PSS Sleman di Bench Pemain
Gerakan nikah bareng ini diinisiasi pascabencana gempa bumi yang melanda Bantul pada 2006. Melalui penyediaan fasilitas hingga mas kawin atau mahar secara gratis, program ini hadir untuk meringankan beban finansial bagi para pasangan yang terkendala biaya dalam melangsungkan pernikahan.
Tak hanya membantu memfasilitasi akad nikah, pada tahun ini secara spontan gerakan ini juga mengusung misi kepedulian sosial, dengan aksi berbagi air bersih untuk wilayah-wilayah terdampak kekeringan di DIY.
Hal ini diharapkan mampu meningkatkan rasa empati dan solidaritas dalam diri para pengantin sejak awal membina rumah tangga. Para peserta yang terpilih berhak mendapatkan beragam fasilitas gratis, mulai dari mahar alat salat, cincin kawin, busana dan rias, bingkisan pengantin, voucher bulan madu, dokumentasi, hingga tasyakuran. Fasilitas tersebut diberikan secara cuma-cuma. (cr2/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita