Sengaja Dibakar oleh Anak-Anak. Total Lahan Terdampak  Kebakaran Empat Hektare

Sevtia Eka Novarita • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:08 WIB
TKP: Lokasi lahan yang terbakar di Kalurahan Seloharjo, Kapanewon Pundong, Bantul. Istimewa
TKP: Lokasi lahan yang terbakar di Kalurahan Seloharjo, Kapanewon Pundong, Bantul. Istimewa

BANTUL - Kebakaran melanda empat titik lahan di Kalurahan Seloharjo, Kapanewon Pundong, Bantul, dengan total area terdampak hampir empat hektare. Petugas menduga salah satu titik kebakaran dipicu ulah anak-anak yang sengaja membakar lahan, sementara titik lainnya diduga dari pembakaran sampah daun kering tanpa pengawasan.

Kebakaran terjadi di sejumlah lokasi. Mulai Padukuhan Karangasem, Kalinampu, Ndermojurang, hingga merembet ke Padukuhan Geger dan Dukuh.

Baca Juga: Gugusan Pasir Pantai Baron Gunungkidul Hilang, Bertahan 14 Tahun sebelum Diterjang Gelombang Tinggi

Kapolsek Pundong AKP Ismalyanto membenarkan adanya peristiwa kebakaran ini. Bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) dan Pemadam Kebakaran (Damkar), pihaknya bergerak cepat untuk melokalisasi api agar tidak meluas.

"Sekitar pukul 11.10 (Rabu, Red)) api sudah bisa dipadamkan di empat titik tersebut," ujar Ismalyanto saat ditemui Radar Jogja kemarin (21/8).

Mencegah kejadian serupa terulang, Polsek Pundong bersama pemerintah kapanewon dan Kalurahan Seloharjo meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat melalui para dukuh. "Kaitannya dengan bahaya membakar sampah dan sanksinya," jelas Ismalyanto.

Baca Juga: Karhutla 2026 Sudah 100 Ribu Hektare Lebih, Kalbar Jadi Wilayah Paling Terdampak 

Dari temuan petugas di lapangan, salah satu kebakaran diduga dipicu aksi sengaja anak-anak. Jagabaya Seloharjo Nurharyanti mengatakan, warga sempat memergoki sejumlah anak membakar lahan di kawasan Padukuhan Karangasem.

"Entah anak itu sengaja atau mau cari perkara, sempat ditangkap sama warga tapi terus mlayu (lari)," ujarnya.

Sementara kebakaran di titik lain diduga dipicu kebiasaan warga membakar tumpukan sampah. Khususnya daun kering, tanpa pengawasan. Kondisi lahan yang kering membuat api mudah menjalar.

Nurharyanti mengatakan proses pemadaman api juga menghadapi kendala medan. Sejumlah lokasi sulit dijangkau armada Damkar, sehingga petugas dan warga terpaksa melakukan pemadaman secara manual. (cr2/eno)

Editor : Herpri Kartun
Sumber : Radar Jogja
Forum Pengurangan Risiko Bencana Kebakaran pemadam kebakaran (damkar) Sampah