BANTUL - Brimob Polda DIY menggelar pembacaan teks proklamasi di Simpang Jalan Giwangan untuk memperingati HUT RI ke-81. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengajak atau menggugah semangat proklamasi kepada seluruh warga masyarakat, baik pengguna jalan maupun masyarakat di sekitar lokasi.
Pantauan Radar Jogja di lokasi menunjukkan sebuah kendaraan rantis multifungsi berada di tengah Simpang Giwangan. Pengguna jalan dan masyarakat yang berada di lokasi diminta untuk berhenti sejenak dan mendengarkan pembacaan teks proklamasi sambil memberikan penghormatan tepatnya pukul 10.00.
Bendera dikibarkan dari atas rantis multifungsi tersebut saat pembacaan teks proklamasi diperdengarkan. Ratusan warga menyaksikan dengan seksama sambil mengabadikan momen. Para pengendara motor maupun mobil juga tidak sedikit yang mematikan mesin kendaraannya, lalu berdiri dan memberikan hormat saat pembacaan proklamasi berlangsung.
Baca Juga: Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche La Liga, H2H dan Susunan Pemain, Siapa Pemenangnya?
Pasiops Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda DIY AKP Supriyono mengatakan, dengan kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin mencintai tanah air Indonesia juga turut serta mendukung program-program pemerintah.
"Untuk kendaraan yang kita gunakan kendaraan rantis multifungsi ini salah satu kendaraan taktis yang dimiliki oleh satuan kami," jelasnya saat ditemui di lokasi Senin (17/8).
Kendaraan tersebut pada fungsinya digunakan untuk penanganan aksi terorisme maupun penanganan kegiatan lainnya. Alasan penggunaan kendaraan tersebut salah satunya adalah untuk memperkenalkan serta mensosialisasikan rantis milik instansinya. Dengan demikian, masyarakat dapat mengetahui Brimob memiliki kendaraan taktis yang serbaguna.
"Artinya bisa digunakan selain untuk tugas tupoksinya, bisa digunakan untuk kegiatan yang lain," terangnya.
Kegiatan ini rutin dilaksanakan sejak pandemi Covid-19 tahun 2020. Meskipun tidak ada perbedaan mencolok pada penyelenggaraan tahun ini dibandingkan dengan tahun lalu, masyarakat tetap antusias mengikuti kegiatan tersebut.
Sementara itu, Heru Iswardi, 60, warga setempat yang ikut menyaksikan mengaku, setiap tahunnya selalu menghadiri pembacaan teks proklamasi di Simpang Giwangan. Hal itu ia lakukan karena ingin turut mengenang perjuangan para pahlawan Indonesia.
"Saya juga bawa anak istri, saya ingin mengenalkan kepada anak-anak, semangat 45 harus ditanamkan sejak kecil," kata warga Banguntapan itu. (cin)
Editor : Bahana.