RSUD Panembahan Senopati Bantul Luncurkan Si Banter, Pembayaran Tagihan Rumah Sakit Semakin Mudah

Cintia Yuliani • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:16 WIB
Peluncuran Si Banter di Aula Indraprasta RSUD Panembahan Senopati Rabu (12/8). (Cintia Yuliani/Radar Jogja)
Peluncuran Si Banter di Aula Indraprasta RSUD Panembahan Senopati Rabu (12/8). (Cintia Yuliani/Radar Jogja)
 
BANTUL - RSUD Panembahan Senopati Bantul terus mendorong transformasi pelayanan berbasis digital. Terbaru, rumah sakit milik Pemkab Bantul tersebut meluncurkan Sistem Pembayaran Tagihan Sendiri (Si Banter), bekerja sama dengan Bank BPD DIY.
 
Direktur RSUD Panembahan Senopati Bantul Atthobari mengatakan, kolaborasi antara rumah sakit dan perbankan, menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. "Kami berharap dengan peluncuran ini, pelayanan menjadi semakin cepat, semakin dekat, semakin mudah, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat," ujarnya saat sambutan di acara peluncuran Si Banter di RSUD Panembahan Senopati Rabu (12/8). 
 
Baca Juga: Suarakan Inklusi! Bendera Merah Putih Membentang 1 Kilometer di Malioboro, Pecahkan Rekor MURI
 
Lanjutnya, kemudahan pembayaran merupakan salah satu bagian dari upaya RSUD Panembahan Senopati meningkatkan kualitas pelayanan publik. Digitalisasi tidak sekadar mengubah metode pembayaran dari tunai atau manual menjadi digital, tetapi juga menjadi bagian dari transformasi pelayanan di era teknologi.
 
Selain Si Banter, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan CSR dari Bank BPD DIY kepada RSUD Panembahan Senopati serta sosialisasi penggunaan QRIS.
 
"Semakin mudah masyarakat melakukan pembayaran, tentu masyarakat akan semakin menikmati layanan yang diberikan," katanya.
 
Baca Juga: Makam Mertua Djaduk Ferianto Dirusak Juru Kunci Makam Kuncen Lama, Kasus Berakhir Damai
 
Lanjutnya digitalisasi pelayanan di RSUD Panembahan Senopati tidak hanya diterapkan pada sistem pembayaran. Rumah sakit juga terus mengembangkan rekam medis elektronik serta pemanfaatan berbagai peralatan kesehatan yang terintegrasi dengan teknologi digital.
 
Kendati demikian, Atthobari menegaskan transformasi digital tidak boleh menghilangkan sisi kemanusiaan dalam pelayanan kesehatan. Menurutnya, peningkatan teknologi harus berjalan beriringan dengan peningkatan mutu dan keselamatan pasien.
 
"Digital bukan berarti mengurangi kualitas pelayanan. Humanisme dalam pelayanan juga akan terus kami pertahankan," tegasnya.
 
Dia berharap kolaborasi dengan Bank BPD DIY dapat terus dikembangkan ke depan. Tidak hanya dalam sistem pembayaran, tetapi juga dalam berbagai bidang yang memberikan manfaat nyata bagi peningkatan pelayanan RSUD Panembahan Senopati kepada masyarakat. (cin)
Editor : Sevtia Eka Novarita
Sistem Pembayaran Tagihan Sendiri (Si Banter) RSUD Panembahan Senopati Bantul Bank BPD DIY pembayaran Si Banter