Gelombang Setinggi Tiga Meter Terjang Pandansimo, Tiga Rumah Warga Rusak

Cintia Yuliani • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:40 WIB
Rumah warga di kawasan Pantai Pandansimo mengalami kerusakan setelah diterjang gelombang tinggi, Rabu (12/8) - CINTIA YULIANI/RADAR JOGJA
Rumah warga di kawasan Pantai Pandansimo mengalami kerusakan setelah diterjang gelombang tinggi, Rabu (12/8) - CINTIA YULIANI/RADAR JOGJA

BANTUL – Gelombang tinggi menerjang kawasan Pantai Pandansimo, Poncosari, Srandakan, Bantul, Selasa (11/8). Hantaman ombak menyebabkan tiga rumah warga yang berada di sekitar pantai mengalami kerusakan. Sejumlah warga terdampak terpaksa menghentikan aktivitas berjualan dan sementara mengungsi ke rumah tetangga.

Sutini, salah satu pemilik rumah sekaligus warung yang terdampak, menceritakan detik-detik kejadian. Sekitar pukul 07.00, dirinya tengah menyiapkan sejumlah barang dagangan ketika tiba-tiba ombak besar menerjang kawasan tempat tinggalnya.

Ketinggian ombak disebut mencapai bagian atap rumah. Sutini pun bergegas menyelamatkan diri.

Ndilalah kulo mlayu, tak liat rumahku dah ambruk (kebetulan saya lari, saya lihat rumah sudah ambruk, Red),” ujarnya saat ditemui di rumahnya, Rabu (12/8).

Baca Juga: Modal Laptop Pinjaman Teman, Sahrul Anak Petani di Alor NTT Berhasil Raih Gelar Sarjana

Saat gelombang menerjang, Sutini hanya berada di rumah bersama suaminya. Ia mengaku telah menempati rumah tersebut sejak 1990-an dan baru kali ini mengalami kerusakan separah itu.

Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah bagian rumah porak-poranda. Bongkahan batu bata berserakan, sementara sebagian atap ambruk. Perabotan rumah tangga dan perlengkapan warung, seperti meja, kursi, kulkas, lemari, hingga peralatan makan, turut mengalami kerusakan.

Untuk sementara, Sutini memilih tinggal di rumah tetangga dan menghentikan aktivitas berjualan.

“Saat ini saya tidur di rumah tetangga dan nggak jualan dulu,” katanya.

Sementara itu, suami Sutini, Ngatiman, 50, mengaku sempat mendengar suara benturan keras dari arah pantai sebelum melihat kondisi rumahnya.

Menurutnya, suara tersebut terdengar seperti bangunan yang dihantam benda dalam kekuatan besar. Ia kemudian segera keluar melalui pintu di sisi utara rumah.

“Hantaman gelombang membuat separuh atap ikut runtuh, dinding depan yang terbuat dari batako hancur,” tuturnya.

Ngatiman mengatakan, air laut saat kejadian bahkan masuk hingga sekitar 50 meter ke arah daratan. Selain rumah miliknya, dua bangunan lain yang berada di sisi selatan juga mengalami kerusakan.

Kedua bangunan tersebut biasanya digunakan untuk berjualan makanan. Beruntung, tidak ada penghuni di dalamnya ketika gelombang tinggi menerjang.

Koordinator Satgas Linmas Jogo Segoro Pantai Samas hingga Pandansimo, Rias Pamuji, membenarkan adanya kerusakan akibat gelombang tinggi tersebut.

Baca Juga: Barcelona Mulai Cari Pengganti Araujo, Bek Real Betis Masuk Radar Blaugrana

Di kawasan Pantai Pandansimo, tercatat satu rumah mengalami kerusakan parah dan dua rumah lainnya mengalami kerusakan sedang. Selain bangunan, satu perahu KNMP juga dilaporkan mengalami kerusakan.

“Ketinggian gelombang bisa mencapai tiga meter,” jelas Rias.

Untuk membantu warga terdampak, petugas langsung melakukan pembersihan material bangunan yang berserakan. Sebanyak 10 personel diterjunkan untuk membantu membersihkan reruntuhan rumah warga.

“Kami terjunkan 10 personel untuk membantu membersihkan reruntuhan rumah warga kemarin,” pungkasnya.

Editor : Bahana.
Pantai Pandansimo Yogyakarta Bencana Alam Bantul gelombang tinggi