BANTUL - Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Bantul terus melanjutkan pembangunan Taman Budaya Bantul di Kamijoro, Sendangsari, Pajangan. Saat ini, proyek memasuki tahap pemadatan tanah dan pembangunan fisik.
Kepala DPUPKP Kabupaten Bantul Jimmy Alran Manumpak Simbolon mengatakan pembangunan tahap pertama berlangsung mulai April hingga Desember 2026. "Kami berharap akan berlanjut ke tahap berikutnya," kata Jimmy saat ditemui di Kantor UPTD Pengelolaan Air Limbah Domestik Bondalem, Kalurahan Sumbermulyo, Kapanewon Bambanglipuro Jumat a(7/8).
Baca Juga: Cegah Keracunan MBG, Yayasan Bijana Paksi Hadirkan Simetris: Perketat Pengawasan dari Hulu ke Hilir
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Bantul Yanatun Yunadiana mengatakan pembangunan tahap pertama ditargetkan rampung pada awal Desember 2026.
"Tahap pertama meliputi pematangan lahan dan pembangunan beberapa bagian seperti gapura dan kantor UPT, itu yang kita bangun di situ," sebutnya.
Yanatun menjelaskan, pembentukan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Taman Budaya Bantul masih menunggu penyelesaian pembangunan. Dengan demikian, pegawai yang ditempatkan nantinya dapat langsung menjalankan tugas. Struktur UPT akan terdiri atas kepala UPT, kepala subbagian, serta kepala seksi.
Baca Juga: PSS Sleman Perkenalkan Skuad Baru, Kendal Tornado FC Jadi Ujian Perdana Laskar Sembada
"Targetnya kalau udah selesai pembangunan, pegawai UPT taman budaya sudah terbentuk," katanya.
Menurutnya, kebutuhan pegawai dapat dipenuhi melalui penataan aparatur yang sudah ada maupun dari organisasi perangkat daerah (OPD) lain. Adapun jumlah personel masih akan dibahas bersama badan kepegawaian dan pengembangan sumber daya manusia (BKPSDM) serta bagian hukum. "Kalau kajian pembentukan UPT-nya sudah," tuturnya.
Diketahui, Taman Budaya Bantul dibangun di atas lahan seluas lima hektare. Fasilitas yang akan dibangun meliputi gapura, kios UKM dan pasar seni, musala, landmark, pendapa, gedung pertunjukan tertutup (studio), sanggar budaya anak, galeri, area pertunjukan terbuka, serta kios suvenir.
Pembangunan tahap pertama Taman Budaya Bantul menelan anggaran Rp 20,73 miliar yang bersumber dari dana keistimewaan (danais). (cin/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita