Serapan KUR UMKM Bantul Tembus Rp 1,9 Triliun, Pemkab Optimistis Ekonomi Kreatif Kian Berkembang

Cintia Yuliani • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 19:45 WIB
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih sedang melihat produk UMKM di BCE 2026 Sabtu (1/8). (Dokumentasi Pemkab Bantul)
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih sedang melihat produk UMKM di BCE 2026 Sabtu (1/8). (Dokumentasi Pemkab Bantul)

BANTUL - Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kabupaten Bantul sepanjang 2025 mencapai Rp 1,9 triliun. Dana tersebut telah dimanfaatkan sekitar 25 ribu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), menjadi salah satu indikator menguatnya geliat ekonomi kreatif di daerah. 

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan, tingginya penyerapan KUR menunjukkan aktivitas UMKM di Bantul terus berkembang. Menurutnya, kondisi itu sejalan dengan meningkatnya nilai ekspor produk daerah. "Hal itu juga ditandai dengan nilai ekspor yang terus naik serta tingginya penyerapan KUR," ujarnya Sabtu (1/8).

 Baca Juga: 640 Bentor Terancam Tergusur dari Malioboro, Konversi ke Betrik Belum Tuntas, Penertiban Akan Tetap Berjalan

Halim menilai, capaian penyaluran KUR sebesar Rp 1,9 triliun tergolong besar. Karena mayoritas pelaku usaha di Bantul merupakan usaha mikro dan kecil.

"Ini menjadi berita yang membuat kita semakin optimistis pengembangan UMKM, terutama sektor industri kreatif, berjalan semakin baik," katanya.

Menurutnya, akses pembiayaan melalui KUR menjadi faktor penting untuk meningkatkan daya saing UMKM. Tambahan modal memungkinkan pelaku usaha meningkatkan kapasitas produksi, memperluas pasar, hingga membuka lapangan kerja.

Baca Juga: Rapat Kerja, Ketua DPW PKB DIY, Umarudin Masdar Targetkan Pembentukan DPAC dan DPRt PKB se-DIY

Pemkab Bantul juga terus memperkuat promosi produk lokal melalui Bantul Creative Expo (BCE) 2026 yang digelar di halaman Stadion Sultan Agung pada 1–9 Agustus. Kegiatan dalam rangka Hari Jadi ke-195 Kabupaten Bantul itu menjadi ajang promosi produk unggulan daerah sekaligus menggerakkan perekonomian.

"Tidak hanya menampilkan perkembangan produk kreatif, tetapi juga menghadirkan hiburan, job fair, dan berbagai kegiatan lainnya," ungkapnya.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Bantul Fenty Yusdayati mengatakan, BCE bertujuan mempromosikan produk unggulan daerah dan UMKM. Menyosialisasikan pembangunan daerah, memperluas promosi hingga tingkat internasional, serta menggerakkan roda perekonomian. "Sehingga diharapkan BCE mampu menjembatani komunikasi antar-Pemkab Bantul dan masyarakat," ujarnya. (cin/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
Bantul Creative Expo (BCE) pelaku umkm KUR kredit usaha rakyat (kur) UMKM