Dinsos Bantul Salurkan Bantuan Boga Sehat kepada 1.112 Lansia Terlantar, Berjalan sejak Februari Diberikan selama Sepuluh Bulan

Cintia Yuliani • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 19:00 WIB
Kepala Dinsos Bantul Sukrisna Dwi Susanta. Cintia Yuliani/Radar Jogja
Kepala Dinsos Bantul Sukrisna Dwi Susanta. Cintia Yuliani/Radar Jogja

BANTUL - Pemkab Bantul melalui Dinas Sosial (Dinsos) menyalurkan bantuan Boga Sehat kepada 1.112 lanjut usia (lansia) terlantar yang tersebar di 75 kalurahan.

Program yang didanai APBD Bantul dengan anggaran sekitar Rp 8 miliar tersebut menjadi salah satu upaya pengentasan kemiskinan melalui pemenuhan kebutuhan pangan bergizi bagi kelompok rentan.

Kepala Dinsos Bantul Sukrisna Dwi Susanta mengatakan, program Boga Sehat mulai berjalan sejak Februari dan diberikan selama 10 bulan. Setiap penerima memperoleh makanan siap santap dua kali sehari, yakni untuk makan siang dan makan sore.

"Tujuannya agar kebutuhan pangan mereka terpenuhi sehingga kondisi kesehatannya semakin baik," ujarnya saat ditemui di Kantor Wakil Bupati Bantul, Jumat (31/7/2026). 

Baca Juga: Stunting Juga Ditemukan pada Keluarga Mampu, Pemkab Bantul Soroti Pola Pengasuhan Termasuk Day Care

Sukrisna menjelaskan, sasaran program diprioritaskan bagi lansia yang benar-benar tidak berdaya. Mereka umumnya sudah tidak bekerja, hidup seorang diri, tidak memiliki anak maupun keluarga yang dapat merawat, serta tidak memiliki penghasilan tetap.

"Misalnya ada ibu yang tinggal sendiri, tidak punya anak maupun saudara kandung, sudah tidak bisa bekerja, itu yang kami prioritaskan," jelasnya.

Ia mengakui masih banyak lansia yang membutuhkan bantuan serupa. Namun, keterbatasan anggaran membuat pemkab harus memprioritaskan mereka yang kondisinya paling membutuhkan.

"Karena itu kami dahulukan yang paling prioritas," katanya.

Baca Juga: Kanker Bisa Serang Semua Jenis Kelamin, Dinkes Kota Jogja Sasar Ribuan Dosis Imunisasi Anak Perempuan dan Laki-laki

Usulan penerima bantuan berasal dari pemerintah kalurahan. Selanjutnya pelaksanaan program dikoordinasikan oleh Tim Penggerak PKK kalurahan sebagai penanggung jawab, termasuk proses distribusi makanan kepada para lansia.

Setiap hari, menu yang diberikan terdiri atas nasi dengan lauk bergizi seperti telur, ikan maupun daging. Makanan tersebut diantarkan langsung ke rumah penerima melalui kader PKK atau petugas yang ditunjuk.

Sukrisna menuturkan, berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi kesehatan para penerima bantuan menunjukkan perubahan yang cukup baik setelah rutin memperoleh makanan bergizi.

Baca Juga: Pemkot Jogja Larang Penggunaan Properti Plang Replika Jalan Malioboro untuk Foto Baju Adat

"Sebelumnya banyak yang sering sakit. Setelah mendapat Boga Sehat, alhamdulillah kesehatannya membaik," bebernya.

Menurutnya, selama ini banyak dari mereka mengalami gangguan kesehatan bukan semata-mata karena penyakit tertentu, melainkan akibat rasa lapar serta pola konsumsi makanan yang hanya berfungsi mengenyangkan tanpa memenuhi kebutuhan gizi yang memadai.

Sementara itu, Staf Kamituwa Kalurahan Bangunharjo Alinnia Bela Muliawati mengatakan, terdapat 16 penerima Boga Sehat di kalurahannya. Sejauh ini, dampak yang dirasakan pemenuhan gizi mereka menjadi tercukupi. Setiap tahunnya penerima manfaat belum tentu berganti jika masih membutuhkan.

"Diganti kalau penerima manfaat meninggal dunia dan mengundurkan diri karena sudah bisa mandiri," tuturnya. (cin/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
Boga Sehat bantuan lansia terlantar Dinsos Bantul