Kebakaran Hanguskan Perbukitan Gunung Gedhe, Imogiri, Pemadaman Lahan Terkendala Medan Terjal

Cintia Yuliani • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 19:00 WIB
CEK LAPANGAN: Petugas sedang mengecek lokasi kebakaran di kawasan perbukitan Gunung Gedhe Imogiri. (Dokumentasi Polres Bantul)
CEK LAPANGAN: Petugas sedang mengecek lokasi kebakaran di kawasan perbukitan Gunung Gedhe Imogiri. (Dokumentasi Polres Bantul)

BANTUL - Kebakaran lahan kembali terjadi di wilayah Bantul. Kali ini, peristiwa tersebut terjadi di kawasan perbukitan Gunung Gedhe, Padukuhan Nogosari 2 RT 05, Kalurahan Wukirsari, Imogiri Kamis (30/7) sekitar pukul 15.30.

Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto mengatakan, lahan yang terbakar merupakan Sultanaat Grond (SG) yang berada di kawasan perbukitan dan lokasinya cukup jauh dari permukiman. Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 15.00 ketika seorang saksi bernama Riyadi, 46, berada di Bulak Sawah Gedhe di sebelah barat Gunung Gedhe. Dari tempat tersebut, ia melihat kepulan asap muncul dari arah timur di kawasan perbukitan dengan jarak kurang lebih satu kilometer.

"Setelah melihat adanya kepulan asap, saksi segera melaporkan kepada kepala Dusun Nogosari 2," katanya Jumat (31/7).

Baca Juga: Sekolah Rakyat Kulon Progo Terapkan Aturan Ketat Penggunaan Gadget

Setelah menerima laporan, kepala dusun bersama saksi mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi sekaligus memberi tahu warga sekitar. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada Bhabinkamtibmas Kalurahan Wukirsari yang selanjutnya berkoordinasi dengan Damkar Sektor Imogiri untuk pemadaman.

Hanya saja, proses pemadaman terkendala oleh medan yang terjal. Sehingga kendaraan pemadam kebakaran tidak dapat menjangkau seluruh lokasi. Oleh karena itu, petugas dan warga melakukan pemadaman secara manual dengan membuat sekat untuk menghentikan penyebaran api.

"Cara itu dilakukan agar kobaran api tidak menyebar ke area yang lebih luas," katanya.

Baca Juga: Pelepasan Paskribaka,‎ ‎1.600 Peserta Akan Meriahkan Apel dan Aubade Bulan Kemerdekaan di Gunungkidul

Vegetasi di lokasi, lanjutnya, didominasi ranting, dedaunan kering, serta pepohonan seperti jati, sono, dan bambu. Membuat api mudah menyebar ketika musim kemarau.

Hingga kini, petugas bersama masyarakat masih memantau lokasi karena masih terdapat beberapa titik api yang belum sepenuhnya padam. "Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan," tuturnya.

Dia pun mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran di kawasan hutan maupun perbukitan. Terutama saat vegetasi dalam kondisi kering. Pemantauan juga terus dilakukan hingga dipastikan seluruh titik api berhasil dipadamkan. (cin/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
perbukian gunung gedhe kebakaran lahan kemarau Kebakaran polres bantul