Setelah Puluhan Tahun di Pasar Seni Gabusan, Tahun Ini Bantul Creative Expo Pindah Tempat ke SSA: Ini Alasannya!

Cintia Yuliani • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 20:03 WIB
Sekda Bantul Agus Budiraharja (tiga dari kanan) sedang menjelaskan pelaksanaan Bantul Creative Expo di Kantor Kominfo Bantul Rabu (22/7/2026). Cintia Yuliani/Radar Jogja

 
Sekda Bantul Agus Budiraharja (tiga dari kanan) sedang menjelaskan pelaksanaan Bantul Creative Expo di Kantor Kominfo Bantul Rabu (22/7/2026). Cintia Yuliani/Radar Jogja  

BANTUL – Bantul Creative Expo (BCE) tahun ini akan digelar di area parkir Stadion Sultan Agung (SSA), berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang diselenggarakan di Pasar Seni Gabusan. Acara berlangsung selama sembilan hari, mulai 1 hingga 9 Agustus, dan akan digabung dengan Mataram Culture Festival.

Sekretaris Daerah Bantul Agus Budiraharja mengatakan, pemindahan lokasi dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan.

SSA dipilih karena dinilai memiliki kapasitas yang memadai untuk menampung ribuan pengunjung yang diperkirakan hadir, terutama saat puncak acara.

"Karena tempat yang dimilikinya Kabupaten Bantul terbesar satu-satunya hanya di SSA," katanya saat jumpa pers di Kantor Kominfo Bantul Rabu (22/7/2026). 

 Baca Juga: Muncul Lagi! Disdik Sleman Tegaskan Larang Sekolah Wajibkan Siswa Miliki Lapotp, Program Kelas Digital Tak Boleh Bebani Ortu  

Tujuan adanya Bantul Creative Expo ini adalah sebagai wujud upaya Pemkab Bantul dalam melindungi, memperdayakan, dan memajukan UMKM dengan pendayagunaan potensi lokal. Guna meningkatkan kreativitas, inovasi, dan promosi baik tingkat regional, nasional, dan internasional. 

"Ada berbagai kegiatan Bantul Creative Expo, pameran produk unggulan, job fair, seminar tentang pengolahan sampai festival kuliner, pentas seni,"  rincinya. 

Dengan adanya Bantul Creative Expo dalam sehari pihaknya memiliki target sekitar 12.200 orang dengan target omset mencapai Rp 263 juta per hari. 

Baca Juga: Peringati Hari Anak Nasional, 500 Siswa Sleman Pelajari Situs Sejarah Candi Prambanan

Sedangkan Mataram Culture Festival diselenggarakan 1 Agustus hingga 2 Agustus. Tujuan adanya kegiatan ini untuk melestarikan dan mengembangkan warisan budaya Mataram di Bantul, memperkuat identitas budaya masyarakat, meningkatkan apresiasi terhadap Senin dan tradisi lokal, menggerakkan ekonomi kreatif berhasil budaya.

Serta mendukung pengembangan pariwisata dan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

"Ada penampilan tari tradisional, Bantul Chamber Orkestra, reog wayang, dan lainnya," katanya. 

Baca Juga: Apel P4GN, Bupati Gunungkidul Ajak Siswa Jauhi Narkoba, Judol, hingga Kejahatan Jalanan

Dia berharap dengan adanya dua acara besar tersebut, dapat menjadi ajang UMKM untuk berpromosi dan berinovasi, sehingga dapat mendukung Kabupaten Bantul dalam mewujudkan Bantul menjadi Kota kreatif jejaring dunia dan Indonesia.

"Serta meningkatkan PDRB masyarakat Bantul," tambahnya. (cin)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
Pasar Seni Gabusan SSA Bantul Pemkab Bantul Bantul Creative Expo