BANTUL – Bantul Creative Expo (BCE) tahun ini akan digelar di area parkir Stadion Sultan Agung (SSA), berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang diselenggarakan di Pasar Seni Gabusan. Acara berlangsung selama sembilan hari, mulai 1 hingga 9 Agustus, dan akan digabung dengan Mataram Culture Festival.
Sekretaris Daerah Bantul Agus Budiraharja mengatakan, pemindahan lokasi dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan.
SSA dipilih karena dinilai memiliki kapasitas yang memadai untuk menampung ribuan pengunjung yang diperkirakan hadir, terutama saat puncak acara.
"Karena tempat yang dimilikinya Kabupaten Bantul terbesar satu-satunya hanya di SSA," katanya saat jumpa pers di Kantor Kominfo Bantul Rabu (22/7/2026).
Tujuan adanya Bantul Creative Expo ini adalah sebagai wujud upaya Pemkab Bantul dalam melindungi, memperdayakan, dan memajukan UMKM dengan pendayagunaan potensi lokal. Guna meningkatkan kreativitas, inovasi, dan promosi baik tingkat regional, nasional, dan internasional.
"Ada berbagai kegiatan Bantul Creative Expo, pameran produk unggulan, job fair, seminar tentang pengolahan sampai festival kuliner, pentas seni," rincinya.
Dengan adanya Bantul Creative Expo dalam sehari pihaknya memiliki target sekitar 12.200 orang dengan target omset mencapai Rp 263 juta per hari.
Baca Juga: Peringati Hari Anak Nasional, 500 Siswa Sleman Pelajari Situs Sejarah Candi Prambanan
Sedangkan Mataram Culture Festival diselenggarakan 1 Agustus hingga 2 Agustus. Tujuan adanya kegiatan ini untuk melestarikan dan mengembangkan warisan budaya Mataram di Bantul, memperkuat identitas budaya masyarakat, meningkatkan apresiasi terhadap Senin dan tradisi lokal, menggerakkan ekonomi kreatif berhasil budaya.
Serta mendukung pengembangan pariwisata dan pembangunan daerah yang berkelanjutan.
"Ada penampilan tari tradisional, Bantul Chamber Orkestra, reog wayang, dan lainnya," katanya.
Baca Juga: Apel P4GN, Bupati Gunungkidul Ajak Siswa Jauhi Narkoba, Judol, hingga Kejahatan Jalanan
Dia berharap dengan adanya dua acara besar tersebut, dapat menjadi ajang UMKM untuk berpromosi dan berinovasi, sehingga dapat mendukung Kabupaten Bantul dalam mewujudkan Bantul menjadi Kota kreatif jejaring dunia dan Indonesia.
"Serta meningkatkan PDRB masyarakat Bantul," tambahnya. (cin)
Editor : Winda Atika Ira Puspita