Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tekan Kemiskinan, Pemkab Bantul Latih dan Beri Modal Usaha kepada 345 KPM

Cintia Yuliani • Kamis, 16 Juli 2026 | 12:57 WIB
Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta sedang menyerahkan bantuan usaha ke KPM di Pendopo Kapanewon Banguntapan Kamis (16/7) - Cintia Yuliani/Radar Jogja
Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta sedang menyerahkan bantuan usaha ke KPM di Pendopo Kapanewon Banguntapan Kamis (16/7) - Cintia Yuliani/Radar Jogja

BANTUL - Sebanyak 345 keluarga penerima manfaat (KPM) dari keluarga kurang mampu di Bantul mendapat pelatihan dan bantuan modal usaha melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Bantul. Program tersebut menjadi upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul untuk meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus menekan angka kemiskinan. 

Kepala DKUKMPP Bantul Prapta Nugraha mengatakan, sebelum mendapatkan bantuan usaha, 345 KPM mengikuti pelatihan sesuai jenis usaha yang dikembangkan. Pelatihan tersebut meliputi industri dan pengolahan makanan yang diikuti 185 KPM, integrated farming bagi 80 KPM, serta pembuatan produk kerajinan bersama PT OOA untuk 80 KPM.

"Untuk bantuan usaha, dari 345 KPM saat ini baru 109 (bertahap, Red) yang disalurkan, kami kerja sama dengan Baznas," jelasnya saat ditemui di acara Penyerahan Modal Usaha di Pendopo Kapanewon Banguntapan Kamis (16/7). 

Setiap KPM menerima bantuan modal usaha sebesar Rp 2 juta. Bantuan tersebut akan digunakan untuk mengembangkan usahanya masing-masing. 

Baca Juga: DPRD Tanggamus Jajaki Kerja Sama Pendidikan dengan Polbangtan Kementan

Kriteria KPM yang mendapatkan bantuan usaha dan pelatihan adalah warga Bantul yang memiliki usaha masuk dalam keluarga kurang mampu di aplikasi Sistem Informasi Data Menuju Sejahtera (Sidamesra) desil 1, 2, dan 3. Serta warga Bantul kurang mampu yang memiliki komitmen akan menjalankan usaha. 

"Penerima bantuan berasal dari berbagai bidang usaha, mulai UMKM, pertanian, hingga peternakan," katanya. 

Pelatihan dan bantuan usaha ini adalah upaya menciptakan wirausaha baru, mengembangkan usaha, serta meningkatkan pendapatan KPM. 

Sementara itu, Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta mengatakan keterampilan yang didapat melalui pelatihan bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas usaha para KPM. "Bantuan ini untuk meningkatkan semangat pengembangan usaha bagi masyarakat," katanya. 

Dia pun berharap kepada KPM agar memanfaatkan bantuan dengan semestinya. Seperti untuk menambah modal usaha, bukan untuk kebutuhan yang lain. "Jangan sampai setelah mendapat bantuan justru untuk mengganti HP atau menukarkan sepeda motor," pintanya. (cin)

Editor : Bahana.
pemkab bantu; Bantul DKUKMPP Bantul