BANTUL - Kerusakan akses jalan menuju sejumlah destinasi wisata di jalur pantai selatan (pansela) Bantul menjadi sorotan. Terbaru, kondisi ini dikeluhkan Komisi IV DPR RI saat mengunjungi Konservasi Penyu Pantai Gua Cemara Jumat (10/7). Pemkab Bantul berjanji mengupayakan perbaikan meski terkendala keterbatasan anggaran akibat pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat.
“Insya Allah nanti coba kita alokasikan (anggaran untuk perbaikan, Red)," janji Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menanggapi keluhan Komisi IV DPR RI.
Baca Juga: Harga Kelapa Tak Menarik, Olahan Kopra Jadi Penyelamat Petani dan Pengepul
Dia menyebut, belum adanya perbaikan di jalur pansela karena anggaran terbatas. Terlebih karena adanya efisiensi anggaran transfer ke daerah (TKD) yang mencapai Rp 2,31 triliun. Membuat beberapa program harus ditunda.
Halim mengaku, langsung menunjuk Asisten Perekonomian dan Pembangunan Fenty Yusdayati untuk menyampaikan hal ini ke tim anggaran pemerintah daerah (TPAD). Agar perbaikan akses jalan menuju Konservasi Penyu Pantai Gua Cemara menjadi bagian dari program prioritas instruktur.
Baca Juga: Bukan ke PSIM Jogja, Matheus Fornazari Dikabarkan Capai Kesepakatan dengan PSS Sleman
Saat ini, lanjut Halim, perbaikan masih fokus di jalan desa. Sebelumnya, perbaikan serupa juga sudah selesai untuk jalan kabupaten.
Sementara itu, Wakil Pengelola Pantai Cangkring Mulyadanu menuturkan, tidak sedikit wisatawan yang terjatuh karena melakukan rem mendadak di atas jalan yang rusak. Dia berharap, perbaikan menuju pantai ini segera dilakukan. "Membahayakan dan itu kemarin habis dipakai buat jalur proyek. Bawa semen beton," bebernya.
Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Bantul Jimmy Alran Manumpak Simbolon mengatakan, penanganan jalan di daerah objek wisata menyesuaikan dengan statusnya. "Kalau Jalan Kabupten kita akan tangani, tapi jalan itu nonstatus kita menunggu proposal dari kalurahn," ungkapnya. (cin/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita