BANTUL - Kontingen Kabupaten Sleman langsung tancap gas dalam pengumpulan medali ajang Festival Olahraga Masyarakat Daerah (Forda) II DIJ 2026.
Meski baru akan secara resmi dibuka pada 4 Juli 2026, pegiat-pegiat anggota Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Bumi Sembada sukses meraih dua medali emas, satu perak dan satu perunggu dari perlombaan Induk Organisasi Olahraga (Inorga) Perkumpulan Pelayang Indonesia (Pelangi).
Baca Juga: PSS Sleman Resmi Lepas Iman Fathurahman
Menggelar lomba lebih awal di Lapangan Kebon Agung, Imogiri, Minggu (28/6), pada perlombaan di Forda kali ini, Pelangi diikuti empat perwakilan kontingen kabupaten/kota se-DIJ, yakni Kota Jogja, Kabupaten Sleman, Bantul, dan Kulonprogo.
Melombakan tiga nomor berbeda, yakni layangan kreasi dua dimensi, layangan kreasi tiga dimensi dan layangan train naga.
Dua medali emas yang berhasil diraih kontingen Kabupaten Sleman dari Inorga Pelangi berasal dari nomor layangan kreasi dua dimensi melalui pegiat Wardah/Dendy yang sukses mengungguli pegiat Ergi/M Azzam asal Bantul dan Rafif juga dari Sleman yang harus rela meraih medali perak dan perunggu.
Baca Juga: Fahreza Sudin Dirumorkan Akan Berpisah dengan PSIM Jogja dan Diminati Malut United
Untuk emas kedua datang dari nomor layangan kreasi tiga dimensi melalui pegiat Ibnu Alwan/Jupriyanto yang mengungguli pegiat Bagas/Subhan asal Bantul dan Widodo/Darminto asal Kota Jogja yang meraih medali perak dan perunggu.
Sedangkan untuk nomor train naga, medali emas akhirnya direbut kontingen Kulonprogo melalui pegiat Desta/Rizal, yang meraih nilai tertinggi dari tim juri yang ipimpin oleh Aji Panular Sejati.
Pasalngan pegiat asal Kulonprogo ini mengamankan medali emas usai menggungguli pegiat asal Sleman, Rafif Aulia/Haqqun dan Danisa/Achsan asal Bantul yang harus rela meraih medali perak dan perunggu.
Baca Juga: Diskominfo DIY Sadari Hoaks Terus Berkeliaran di Ruang Digital, Edukasi Masyarakat Dinilai Krusial
Ketua KORMI DIJ Kadarmanta Baskara Aji mengatakan, pihaknya berterima kasih dan memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh panitia Forda dari Inorga Pelangi yang sudah menyelenggarakan perlombaan kali ini.
"Mudah-mudahan ini menjadi awal kita bisa mengembangkan dan memasyarakatkan olahraga layang-layang, yang memang dari tahun ke tahun bisa berkiprah secara nasional, baik secara prestasi di Fornas atau saat menyelenggarakan kegiatan perlombaan," katanya, Selasa (30/6).
Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Ketua Inorga Pelangi DIJ, Markus Purnomo Adi mengatakan, untuk Inorga Pelangi sengaja digelar lebih awal sebelum pembukaan Forda karena pada pekan depan Pelangi DIJ akan ambil bagian di Kejuaraan Layang-layang Internasional di Purworejo.
"Karena ada kejuaraan yang bersmaan, maka untuk pelaksanaan Forda Inorga Pelangi kami ajukan sepekan sebelum pembukaan," tandasnya. (ayu/laz)
Editor : Herpri Kartun