BANTUL - Restorasi Gumuk Pasir Parangtritis turut berdampak pada penataan operasional jip wisata yang selama ini melintasi zona inti gumuk pasir. Upaya ini pun disambut baik oleh pengelola jip wisata setempat. Para pengelola siap untuk meninggalkan zona inti dengan catatan rute pengganti harus memadai.
"Kita mata pencahariannya di sini, yang penting rute dan tempat disediakan," beber Rahmad Asad Sodikhin, pengelola jip Padukuhan Grogol X, Parangtritis saat ditemui di Gumuk Pasir Parangtritis Selasa (23/6).
Baca Juga: Forum BEM se-DIY Bawa 10 Tuntutan ke DPRD DIY, Soroti MBG hingga Tuntaskan Krisis Sampah
Dia mengakui, selama ini rute yang melintasi gumuk pasir menjadi favorit wisatawan. Menurutnya, jalur tersebut lebih menarik karena menyuguhkan hamparan pasir yang luas dan pengalaman berkendara yang lebih seru. "Gumuk kan lebih ke seru-seruan," katanya.
Dalam rencana penataan, jip wisata tidak lagi diperbolehkan melintas di zona inti gumuk pasir dan harus melalui jalur di bagian pinggir kawasan. Namun, hingga kini rute baru masih dalam tahap perencanaan dan belum ditetapkan. "Kalau sekarang masih boleh masuk area zona inti," tuturnya.
Saat ini, lanjutnya, terdapat empat padukuhan di Kalurahan Parangtritis yang mengelola jip wisata di kawasan tersebut. Masing-masing padukuhan memiliki sekitar 50 unit jip, sehingga total terdapat sekitar 200 jip yang beroperasi di Gumuk Pasir Parangtritis.
Baca Juga: Panduan Praktis Merawat Ikan Cupang bagi Pemula agar Tetap Sehat dan Cantik
"Anggotanya kurang lebih 40-an pengelola jip Gumuk Pasir Parangtritis," katanya.
Sementara itu, pengelola jip Gumuk Pasir Barchan Devi Irvansyah mengaku, telah berupaya bekerja sama dengan mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM), dosen, dan pemerintah daerah untuk menyusun rute baru di kawasan gumuk pasir. Namun, hingga saat ini belum tercapai kesepakatan mengenai jalur yang akan digunakan. "Belum ada finalnya," katanya.
Meski demikian, dia tidak khawatir apabila rute jip harus ditata ulang demi mendukung program restorasi. Menurutnya, berdasarkan peta perencanaan yang telah dilihat, konsep restorasi tersebut dinilai cukup baik karena dapat mengembalikan kondisi gumuk pasir seperti semula dan meningkatkan daya tarik kawasan.
Baca Juga: Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah, Ketua DPD PAN Sleman: Mengejutkan Bagi Kami
Saat ini terdapat tiga pilihan rute jip wisata di pangkalannya. Rute pertama menjelajahi kawasan gumuk pasir kemudian menuju pantai. Rute kedua melintasi bagian timur gumuk pasir, berlanjut ke area tengah, lalu menuju pantai. Adapun rute ketiga menempuh kawasan gumuk pasir dari ujung timur hingga barat. Setiap jip dapat mengangkut maksimal empat penumpang dengan tarif antara Rp 400 ribu hingga Rp 800 ribu. (cin/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita