Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Menjaga Kelestarian Ikan Asli, DKP Bantul Lakukan Kegiatan Restocking Nilem dan Tawes di Tiga Lokasi

Cintia Yuliani • Selasa, 2 Juni 2026 | 20:15 WIB
TAMBAH POPULASI: Petugas di lapangan akan menebar benih ikan yang disebar di tiga lokasi. Dokumentasi DKP Bantul
TAMBAH POPULASI: Petugas di lapangan akan menebar benih ikan yang disebar di tiga lokasi. Dokumentasi DKP Bantul

BANTUL - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Bantul melakukan kegiatan restocking ikan nilem dan tawes di dua lokasi, yakni di Kapanewon Kasihan dan Pandak.

Kegiatan ini menjadi upaya pelestarian plasma nutfah ikan asli Indonesia yang populasinya cenderung menurun akibat penangkapan berlebih, degradasi habitat, dan pencemaran perairan.

Pengawas Perikanan DKP Bantul Irawan Waluyo Jati mengatakan, tujuan kegiatan ini untuk menambah kembali populasi ikan lokal di perairan umum, menjaga kelestarian keanekaragaman hayati perairan, dan memulihkan keseimbangan ekosistem sungai. 

"Serta meningkatkan ketersediaan sumber daya ikan yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan," katanya Selasa (2/6/2026). 

Baca Juga: Molor! Pemohon Keluhkan Pengajuan Izin PBG Lambat, Harus Nunggu 2,5 Tahun: Ini Kata Hasto Wardoyo

Kegiatan restocking ikan lokal ini, kata dia, sangat penting karena ikan nilem dan tawes merupakan spesies lokal yang memiliki peran ekologis dalam menjaga kualitas perairan dan rantai makanan alami.

Apabila populasi ikan lokal terus menurun, keseimbangan ekosistem dapat terganggu dan ruang ekologisnya berpotensi diisi oleh spesies asing atau invasif. 

Restocking menjadi salah satu langkah nyata untuk menjaga keberlanjutan sumber daya ikan, mendukung ketahanan pangan masyarakat, serta menjaga agar ikan lokal tetap lestari bagi generasi mendatang.

Baca Juga: UAJY Lepas 288 Lulusan, Integritas dan Kompetensi Jadi Bekal Hadapi Dunia Profesional

"Total sebanyak kurang lebih 9 ribu ekor benih ikan lokal jenis nilem dan tawes kami tebar di tiga lokasi," bebernya. 

Ia berharap populasi ikan nilem dan tawes di perairan Bantul dapat berkembang biak secara alami sehingga terbentuk stok ikan yang sehat dan berkelanjutan.

Selain itu, masyarakat diharapkan turut menjaga sungai dari pencemaran, tidak melakukan penangkapan ikan dengan cara yang merusak, serta mendukung kawasan konservasi dan suaka perikanan. 

Baca Juga: Polda DIY Resmi Tetapkan Lurah Condongcatur Reno Candra Sangaji Jadi Tersangka Kasus Penyalahgunaan Tanah Kas Desa

Dengan kolaborasi pemerintah, kelompok masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya, diharapkan perairan Bantul dapat menjadi habitat yang lestari, produktif, dan memberikan manfaat ekologis, sosial, serta ekonomi secara berkelanjutan.

"Ke depan akan ada kegiatan restocking serupa dengan target perairan umum daratan yang berbeda," tambahnya. (cin/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Kelestarian Ikan #Restocking #nilem #tawes #DKP Bantul