BANTUL - Setelah Idul Adha beberapa komoditas di Bantul merangkak naik. Hal tersebut membuat pedagang bahan pokok mengeluhkan harga yang semakin naik, sehingga pembeli berpikir dua kali untuk membeli dengan jumlah yang banyak.
Salah satunya pedagang Pasal Bantul Jumini, 62, mengatakan, kenaikan harga disebabkan karena adanya Hari Raya Idul Adha. Harga komoditas yang naik yakni cabai dan bawang merah. "Cabai merah keriting sekarang Rp 50 ribu, sebelumnya Rp 40 ribu, cabai rawit merah sekarang Rp 70 ribu, sebelumnya Rp 60 ribu," rincinya saat ditemui di lapaknya Minggu (31/5).
Baca Juga: DIY Miliki 10 Ribu Kuota Sertifikasi Halal, Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan Masih Tersedia 6.000
Sementara itu, bawang merah juga mengalami kenaikan. Jika sebelumnya di angka Rp 50 ribu, kini naik menjadi Rp 60 ribu.
Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Bantul Prapta Nugraha mengatakan, kenaikan tersebut dipengaruhi karena kebutuhan Hari Raya Idhul Adha yang relatif meningkat.
Meskipun harga komoditas tersebut merangkak naik, ia memastikan stok masih aman dari hasil panenan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Pasalnya Bantul termasuk penghasil komoditas tersebut terutama cabai. "Prediksi saya semoga seminggu ke depan harga yang naik sudah berangsur normal," katanya.
Operasi pasar pun gencar dilakukan oleh DKUKMPP Bantul dalam setiap bulannya. Tujuannya untuk melihat perkembangan harga barang kebutuhan pokok masyarakat dan mengantisipasi agar harga tidak terlalu tinggi dari harga eceran tertinggi (HET). "Bulan ini sudah kita lakukan dengan komoditi kebutuhan pokok, seperti beras, minyak, gandum, bawang merah, bawang putih, dan lain-lain," tandasnya. (cin)