BANTUL - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul menemukan ratusan kasus cacing hati pada hewan kurban di wilayahnya. Ini ditemukan saat pemantauan penyembelihan di berbagai lokasi yang akan dilakukan sampai hari tasyrik nanti.
Kepala DKPP Bantul Joko Waluyo mengatakan, pantauan penyembelihan dilakukan di 2.069 titik. Dari beberapa titik tersebut petugas menemukan kasus cacing hati atau fasciola saat melakukan pemeriksaan organ hewan kurban.
“Untuk temuan fasciola sapi ada 330 kasus, kambing 30 kasus, dan domba 106 kasus,” katanya Kamis (28/5/2026).
Baca Juga: Tak Pedulikan Rivalitas saat Derby Istimewa, Pieter Huistra Fokus Bangun Skuad
Kendati demikian, kasus cacing hati pada umumnya ditemukan dibagian hati hewan yang tidak memengaruhi kualitas daging secara keseluruhan selama hasil pemeriksaan tidak ditemukan gangguan lain.
"Organ yang terindikasi cacing hati langsung dipisahkan dan dimusnahkan agar tidak dikonsumsi," ujarnya.
Adapun, instansi ini mencatat sebanyak 26.245 hewan kurban telah disembelih hingga Rabu (27/5/2026). Dari jumlah tersebut hewan kurban didominasi domba. "Rinciannya 6.108 sapi, 5.418 kambing, dan 14.719 domba," jelasnya.
Baca Juga: Rayakan Idul Adha, PSIM Jogja Bagikan Hewan Kurban kepada Warga Sekitar di Wisma Baciro Jogja
Sampai saat ini, pihaknya tetap memantau penyembelihan hewan kurban di Bantul. Data jumlah hewan kurban tersebut diperkirakan masih bisa bertambah.
Jumlah hewan kurban di tahun ini stabil jika dibanding 2025. Tingginya jumlah penyembelihan menunjukkan antusiasme warga Bantul dalam menjalankan ibadah kurban.
Joko turut mengimbau kepada panitia kurban agar selalu memperhatikan kebersihan saat penyembelihan hewan kurban. Terutama penanganan limbah hewan untuk menghindari pencemaran lingkungan.
“Limbah jangan dibuang sembarangan supaya lingkungan tetap sehat,” ajaknya. (cin/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita