Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Antisipasi Kenakalan Remaja, Jajaran Polres Bantul Gelar Patroli Dini Hari

Cintia Yuliani • Minggu, 24 Mei 2026 | 22:30 WIB
Polres Bantul sedang melakukan patroli untuk mencegah kenakalan remaja Minggu (24/5). (Dokumentasi Polres Bantul)
Polres Bantul sedang melakukan patroli untuk mencegah kenakalan remaja Minggu (24/5). (Dokumentasi Polres Bantul)

BANTUL - Mengantisipasi berbagai aksi meresahkan seperti tawuran, geng motor, begal, hingga balap liar di Bantul, Polres Bantul menggelar patroli skala besar Minggu (24/5) dini hari.

Kapolres Bantul AKBP Bayu Puji Hariyanto mengatakan, patroli skala besar ini bertujuan sebagai deteksi dini untuk mencegah niat para pelaku kejahatan melalui kehadiran fisik aparat gabungan di lapangan. "Kami ingin memulihkan rasa aman dan kenyamanan warga yang beraktivitas di malam hari," ujarnya Minggu (24/5).

Bayu menambahkan, dalam menjaga kondusivitas wilayah, dia memastikan aparat akan selalu siaga memberikan respons cepat. Pihaknya siap menindak tegas dan terukur terhadap segala bentuk tindak anarkis maupun kriminalitas konvensional.

Baca Juga: Jogja Run D-City Riuhkan Kota Jogja, Tiket Lomba Dialokasikan untuk Beasiswa Pelajar Berprestasi

Dalam pelaksanaannya, petugas gabungan menyisir sejumlah lokasi krusial yang dinilai rawan terjadinya tindak pidana, seperti daerah perbatasan dan jalan sepi yang minim penerangan, tempat keramaian, pusat perekonomian, kawasan wisata, serta lokasi yang kerap dijadikan arena tawuran atau balap liar.

Meskipun intensitas patroli ditingkatkan, Bayu meminta masyarakat untuk tidak panik dan tetap tenang saat beraktivitas. "Masyarakat tidak perlu khawatir jika harus keluar malam. Kami pastikan petugas ada di lapangan," jelasnya.

Namun, pihaknya tetap mengingatkan warga untuk selalu waspada, terutama saat harus beraktivitas di luar rumah pada larut malam. Ia memberikan imbauan khusus kepada para orang tua agar lebih ketat dalam mengawasi anak-anak mereka, terutama menjelang tengah malam. Serta orang tua diimbau untuk memastikan anaknya sudah di rumah paling lambat pukul 22.00. "Jangan sampai mereka menjadi korban, atau bahkan malah terlibat menjadi pelaku kejahatan jalanan," tuturnya.

Baca Juga: Jelang Idul Adha, DPP Kota Jogja Klaim Nihil Temuan Ternak Bermasalah: Pastikan Ribuan Hewan Kurban Sehat

Ia pun menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan sekitar. Menurutnya, polisi tidak bisa bekerja sendiri tanpa adanya dukungan dari warga. "Tanggung jawab kamtibmas ini bukan tanggung jawab polisi semata, namun merupakan tanggung jawab kita bersama," tuturnya.

Lebih lanjut, Bayu memberikan peringatan keras kepada kelompok-kelompok motor atau pemuda yang masih berniat melakukan aksi anarkis di jalanan. Ia memastikan Polres Bantul tidak akan segan melakukan tindakan represif demi melindungi masyarakat. "Jangan coba-coba mengusik kondusivitas Bantul," terangnya.

Siapa pun yang kedapatan membawa senjata tajam, melakukan penganiayaan, atau memicu tawuran, akan di seret ke jalur hukum tanpa ada toleransi. Pihaknya memastikan mereka akan menerima konsekuensi hukum yang menjerakan.

Ia pun mendorong masyarakat untuk kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (Siskamling) di wilayah masing-masing. Jika warga melihat adanya potensi gangguan keamanan, orang yang mencurigakan, atau tindak kejahatan, mereka diminta untuk segera mengambil tindakan cepat. Jika ada gangguan kamtibmas, segera melapor ke pos polisi terdekat atau hubungi hotline panggilan darurat 110.

"Laporan cepat akan sangat membantu kami dalam melakukan penanganan," tandasnya. (cin) 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#tawuran #patroli #Polres Bantu #balap liar #Kriminalitas