Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Harga Kedelai Impor Naik, Penjual Tempe di Bantul Pilih Perkecil Ukuran Produk

Cintia Yuliani • Minggu, 10 Mei 2026 | 21:15 WIB
DIKURANGI: Penjual tempe di Pasar Bantul Pujiati sedang memberitahu ukuran tempe yang mengecil setelah harga kedelai impor naik. (Cintia Yuliani/Radar Jogja)
DIKURANGI: Penjual tempe di Pasar Bantul Pujiati sedang memberitahu ukuran tempe yang mengecil setelah harga kedelai impor naik. (Cintia Yuliani/Radar Jogja)

BANTUL - Penjual tempe di Pasar Bantul mengeluhkan kenaikan harga kedelai impor. Kondisi tersebut membuat pedagang harus memutar otak agar pembeli tetap membeli dagangannya.

Penjual tempe di Pasar Bantul, Pujiati, 65, mengatakan, sebelum harga kedelai impor naik, ia menjual tempe dengan harga Rp 1.000 untuk empat bungkus. Namun, setelah harga kedelai impor naik, Rp 1.000 hanya mendapatkan tiga bungkus. "Isiannya juga dikurangi sedikit," katanya saat ditemui di lapaknya Minggu (10/5).

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUKMPP) Bantul Prapta Nugraha menyebut, harga kedelai impor saat ini menjadi Rp 11.740 per kilogram. Awalnya hanya di angka Rp 11.500.

Baca Juga: El Nino Aktif, BMKG Yogyakarta Ingatkan Ancaman Krisis Air hingga Kebakaran Hutan dan Lahan

Angka tersebut, adalah rata-rata dari keseluruhan harga kedelai impor yang berada di beberapa pasar yang ada di Bantul. Ia menduga kenaikan dipengaruhi oleh faktor geopolitik dan melemahnya nilai tukar rupiah. 

Sementara itu, hampir 90 persen kedelai yang dijual di Bantul merupakan kedelai impor. Sebagian besar kedelai impor tersebut digunakan warga Bantul untuk membuat tempe maupun tahu.

"Walaupun harganya naik, masyarakat diimbau tidak panic buying karena stok masih mampu memenuhi permintaan," bebernya.

Baca Juga: Menjaga Bara Warisan, Kisah Generasi Ketiga Pengasap Lele Kulon Progo II Gurih Smooky dan Lebih Sehat, Kuliner Lele Asap Mulai Diminati Pasar Mancanegara 

Harga kedelai impor, diakuinya lebih murah dari pada produk lokal. "Kedelai lokal harga jual sekitar Rp 12 ribu sampai Rp 13 ribu per kilogram," jelasnya.

Sementara itu, salah satu penjual kedelai di Pasar Bantul Sugiono mengatakan, harga kedelai impor saat ini sudah menyentuh Rp 12 ribu per kilogram. "Naik sudah sebulanan. Saya enggak tahu penyebab pastinya," lontarnya.

Kenaikan harga tersebut, juga memengaruhi daya beli masyarakat. Jika biasanya setiap orang membeli satu kilogram, kini hanya separonya. (cin/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#kedelai lokal #tempe #Kedelai Impor #Bantul #harga