Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Libur Paskah, Hanya Ada 28.925 Kunjungan ke Bantul, Dinas Pariwisata Sebut Dipengaruhi Rendahnya Daya Beli Masyarakat

Cintia Yuliani • Selasa, 7 April 2026 | 22:15 WIB
FAVORIT: Wisatawan sedang bermain pasir di kawasan Pantai Parangtritis, Bantul. Hanya saja, kunjungan saat libur Paskah disebut menurun. (Cintia Yuliani/Radar Jogja)
FAVORIT: Wisatawan sedang bermain pasir di kawasan Pantai Parangtritis, Bantul. Hanya saja, kunjungan saat libur Paskah disebut menurun. (Cintia Yuliani/Radar Jogja)

BANTUL - Kunjungan wisatawan di Bantul saat libur Paskah turun dibanding tahun lalu. Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul mencatat hanya ada 28.925 kunjungan pada 3-5 April. Sedangkan periode yang sama pada 2025, kunjungan mencapai 30.064 orang.

Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Dispar Bantul Markus Purnomo Adi mengatakan, dibanding hari biasa, kunjungan tetap mengalami kenaikan selama tiga hari itu. Tercatat pada 3 April, kunjungan wisatawan yang ke Bantul sebanyak 8.174. Pendapatan asli daerah (PAD) yang berhasil dikantongi mencapai Rp 118.203.000.

Baca Juga: Dishub Bantul Lakukan Uji Kir di Bundaran Srandakan dan Sewon, 20 Mobil Niaga Ditilang karena Tak Kantongi Surat Kir

Kemudian pada 4 April, ada 9.341 pengunjung dengan PAD Rp 136.499.500. Terakhir pada 5 April sebanyak 11.320 kunjungan. “Dalam tiga hari PAD mencapai Rp 418.917.500,” bebernya Selasa (7/4). 

Menurutnya, faktor utama penurunan terjadi karena rendahnya daya beli masyarakat. “Selain itu, untuk umat Kristen, libur Paskah tidak begitu berdampak untuk wisata karena kegiatan gereja yang berurutan,” ucapnya.

Meski demikian, ia mengatakan, destinasi favorit masih berada di Pantai Parangtritis. Untuk mengatasi menurunnya jumlah kunjungan wisatawan di Bantul Dispar Bantul melakukan promosi destinasi lewat YouTube, Instagram, dan media sosial lainnya.

Baca Juga: Gugur saat Test Flight Pesawat Cukiu, Pemprov DIY Resmikan Monumen Komodor Muda Udara Husein Sastranegara di Jogja

Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Bantul Arif Nugraha menyarankan, agar pengelola wisata bisa membangun kembali citra pelayanan yang ramah, empatik, dan memberikan kenyamanan bagi para wisatawan. Selain itu, Dispar Bantul juga diminta mengoptimalkan peran dalam menggali potensi wisata. Melalui penggalian ide dan gagasan inovatif yang lebih berorientasi pada pemenuhan daya tarik wisatawan.

“Pembenahan tata kelola dan manajemen pengelolaan wisata, baik menyangkut layanan kebersihan, keamanan, serta kenyamaan bagi wisatawan juga ditingkatkan,” sarannya. (cin/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul #libur paskah #daya beli masyarakat #Kunjungan Wisatawan