Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Rombongan Remaja Bawa Sajam di JJLS Dikejar Warga, Dua Orang Berhasil Diamankan

Cintia Yuliani • Minggu, 5 April 2026 | 12:14 WIB
Dokumentasi Polres Bantul- Senjata tajam berupa celurit telah diamankan oleh Polsek Sanden Sabtu (4/4) 
Dokumentasi Polres Bantul- Senjata tajam berupa celurit telah diamankan oleh Polsek Sanden Sabtu (4/4) 

BANTUL  - Pengendara mobil pikap melihat rombongan remaja yang mengendarai enam sepeda motor, membawa senjata tajam (sajam) jenis celurit di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS). 

Tepatnya di Jembatan Senggol, Padukuhan Ngepet, Srigading, Sanden, Sabtu (4/4).

Mengetahui hal tersebut, pengendara mobil dari arah Wonosari itu kemudian melakukan pengejaran ke arah barat.

Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto mengatakan, saat pengendara mobil tersebut sampai di simpang empat Pandan Sari, rombongan remaja melakukan penyerangan menggunakan celurit hingga mengenai kaca depan sebelah kanan mobil.

Baca Juga: Wakil Panglima TNI Pimpin Pemakaman Militer Serka (Anm) Ichwan di TMP Giri Dharmoloyo II Magelang

“Sesampainya di Goa Cemara rombongan berpencar membubarkan diri,” jelasnya Minggu (5/4).

Akhirnya, sekitar pukul 01.45 di Jalan Samas, tepatnya di pertigaan Pasar Celep, Padukuhan Celep, Srigading, Sanden, dua remaja berhasil diamankan warga beserta satu celurit dan motor vario tanpa pelat nomor. 

Keduanya berinisial NTA, 15, pelajar asal Bambanglipuro yang berperan sebagai joki, dan RRG, 18, warga asal Gunungkidul yang berperan sebagai pembonceng sekaligus membawa sajam.

Keduanya diduga merupakan bagian dari rombongan remaja tersebut yang terjatuh saat melarikan diri.

Setelah diamankan, kedua pelaku sempat dipukul warga. Mereka kemudian dibawa ke Rumah Sakit Elisabeth Bambanglipuro untuk mendapatkan perawatan.

“Selanjutnya kedua remaja di bawa ke Polsek Sanden untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tuturnya.

Baca Juga: Berdandan Ala Koboi, Eks Pelatih Timnas Shin Tae Yong Menonton Langsung Pacuan Kuda di Bantul

Ia mengimbau kepada orang tua dan pihak sekolah untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak, agar tidak terlibat dalam tindak kejahatan.

“Batasi jam keluar malam mereka, agar kerawanan dapat dicegah sejak dini,” pungkasnya. (cin)

Editor : Bahana.
#remaja bawa sajam #klithih dibekuk warga #Bantul