BANTUL - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul masih menunggu instruksi dari Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) terkait evakuasi sampah kiriman dari Sungai Winongo. Sebab sampai saat ini, BBWSSO masih belum menentukan lokasi pengangkutan sampah.
Kepala DLH Bantul Bambang Purwadi Nugroho mengatakan, nantinya evakuasi sampah akan dilakukan oleh petugas dari kabupaten. Turut melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul dan Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Pemukiman (DPUPKP) Bantul. "Kita akan siapkan 10 personel dengan dua armada truk untuk mengevaluasi sampah," bebernya Jumat (3/4).
Baca Juga: Dua Bocah Hilang Terseret Ombak di Pantai Setrojenar sejak Kamis, Pencarian Masih Terus Dilakukan
Sampah kiriman dari Sungai Winongo, lanjutnya, biasa berhenti di titik tertentu. Seperti gejlik sungai, kelokan atau berada di pendangkalan sungai. Sebab arus sungai menuju arah selatan yang menyebabkan sampah bisa berhenti di muara sungai atau tepian pantai selatan. "Harus kita tumbuhkan kesadaran bersama dan tanggung jawab kita bersama agar sungai yang ada tetap terjaga kebersihan serta kelestariannya," pesannya.
Sementara itu, Kepala DPUPKP Bantul Jimmy Alran Manumpak Simbolon mengatakan, sampah kiriman dari sungai memang tidak dapat dihindari. Terlebih Kabupaten Bantul menjadi hilir sungai karena berada di selatan DIY.
Oleh karena itu, pihaknya selalu menyiapkan tim untuk bisa mengevaluasi dan membersihkan sampah yang ada di sungai. "Kita menyiapkan dua tim yang masing-masing berkekuatan minimal 10 orang," lontarnya. (cin/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita