BANTUL - Menurunnya jumlah wisatawan ke destinasi wisata di Bantul saat momen libur Lebaran juga berimplikasi pada penurunan volumen sampah di objek wisata (obwis).
Ini terlihat dari salah satu obwis Pantai Parangtritis yang menjadi favorit wisatawan.
Koordinator Unit Pelaksana Kegiatan (UPT) Pantai Parangtritis Suranto mengatakan, jumlah sampah di Pantai Parangtritis saat libur Lebaran ini mencapai dua sampai tiga ton dalam sehari.
Angka tersebut lebih rendah daripada libur Lebaran tahun lalu yang bisa mencapai empat sampai lima ton dalam sehari.
“Tahun lalu lebih banyak karena ada juga kiriman sampah dari sungai, kalau tahun ini kan enggak hujan jadi lebih sedikit” katanya Jumat (27/3/2026).
Suranto menjelaskan, jenis sampah pada libur Lebaran tahun lalu beragam. Tak hanya yang identik sampah plastik seperti botol minum, kantong, maupun kemasan makanan ringan dan sebagainya.
Jenis sampah yang lain juga seperti ranting pohon dan sampah rumah tangga yang terbawa arus sungai ke laut.
“Sehingga berat sampah saat libur Lebaran tahun lalu lebih tinggi daripada tahun ini,” ujarnya.
Kendati demikian, dia mengklaim wisatawan masih ada yang membuang sampah sembarangan.
Baca Juga: Perkuat Budaya #Cari_Aman, Astra Motor Yogyakarta Ajak Wisata Edukatif Keselamatan Berkendara
Senada, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul Bambang Purwadi Nugroho mengatakan, sampah di Bantul saat libur Lebaran turun dibanding tahun lalu.
Jika tahun ini volume sampah hanya meningkat delapan persen, sedangkan tahun lalu meningkat 10 persen dari biasanya 100 ton sampah perhari.
“Hal ini menunjukkan kegiatan edukasi masyarakat berjalan baik, sehingga ada peningkatan kesadaran untuk mengurangi sampah rumah tangga dan wisata,” terangnya.
Selain itu, dia mengklaim saat libur Lebaran tidak ada penumpukan sampah yang signifikan, terutama di kawasan destinasi wisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan.
“Libur Lebaran ini sampah yang didominasi sampah wisata dan area publik puncaknya di H+2 Lebaran,” tambahnya. (cin/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita