Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Penuhi Kebutuhan Hunian, Pemkab Bantul Gandeng Swasta Dorong Pembangunan Perumahan

Cintia Yuliani • Rabu, 11 Maret 2026 | 13:40 WIB

Ilustrasi kawasan perumahan.
Ilustrasi kawasan perumahan.

BANTUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul menggandeng pihak swasta dalam mendukung pembangunan perumahan di wilayahnya.

Kolaborasi tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hunian yang terus meningkat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan, salah satu mitra yang selama ini bekerja sama dengan pemerintah daerah adalah Dewan Pengurus Daerah Real Estat Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (DPD REI DIY).

“DPD REI ini kan organisasi pengembang yang menyediakan jasa properti,” jelas Bupati Bantul Abdul Halim Muslih saat ditemui di Pendapa Parasamya Pemda Bantul, Rabu (11/3).

Ia mengatakan, kebutuhan perumahan di Bantul terus meningkat dari waktu ke waktu.

Hal itu salah satunya dipicu adanya migrasi penduduk dari luar daerah yang kemudian menetap dan ber-KTP Bantul sehingga membutuhkan hunian.

Selain perumahan, Pemkab Bantul juga bekerja sama dengan DPD REI DIY, dalam berbagai program.

Salah satunya pembangunan rumah tidak layak huni di Bantul melalui kolaborasi antara pemerintah dan pengembang.

“Sehingga sejak lama REI ini berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten termasuk penyaluran dana CSR (Corporate Social Responsibility) mereka,” katanya.

Ia menambahkan, pertumbuhan ekonomi tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga oleh kontribusi sektor swasta.

Salah satu komponen dalam Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Bantul berasal dari sektor perumahan sehingga aktivitas pengembang turut memberikan sumbangan terhadap perekonomian daerah.

Selain itu, kebutuhan hunian di Bantul dinilai cukup tinggi karena letaknya yang strategis dan dekat dengan Kota Jogja sebagai pusat pendidikan.

Tercatat terdapat puluhan kampus di wilayah tersebut yang ikut mendorong permintaan tempat tinggal.

Dalam kesempatan tersebut, DPD REI DIY juga menyalurkan bantuan sosial kepada pekerja lepas di lingkungan Pemkab Bantul. Memanfaatkan momen bulan Ramadan untuk berbagi kepada sesama.

Tenaga kerja outsourcing di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul mendapatkan bantuan sembako dari DPD REI DIY.

Sebanyak 500 orang menerima bantuan tersebut yang terdiri dari petugas pengelola sampah dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), petugas pengendali pintu irigasi dari Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP), pekerja lepas di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bantul, serta masyarakat di sekitar kantor Pemkab Bantul.

“Kita mengapresiasi atas inisiatif DPD REI, yang telah berbagi di bulan suci ramadan ini,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris DPD REI DIY Ngatijan Suryo Sutiarso mengatakan, 500 pekerja lepas di lingkungan Pemkab Bantul menerima paket sembako senilai Rp 120 ribu per orang.

Bantuan tersebut diberikan karena pekerja lepas biasanya tidak mendapatkan paket sembako dari dinas menjelang Lebaran. Maka dari itu pihaknya berinisiatif menyalurkan bantuan agar mereka juga dapat merayakan Idulfitri dengan lebih baik bersama keluarga.

“ Ini setiap tahun udah ke lima,” katanya. (cin)

Editor : Bahana.
#perumahan #REI DIY #Bantul #Bupati Bantul Abdul Halim Muslih