BANTUL - Dinas Sosial (Dinsos) Bantul membuka display Expo Prokus dengan memamerkan dagangan dari keluarga penerima manfaat (KPM) program keluarga harapan (PKH) yang sudah lulus halaman Dinsos Bantul kemarin (6/3). Kegiatan ini bertujuan untuk membangun kemandirian wirausaha, sehingga KPM bisa lebih sejahtera daripada sebelumnya.
“Goals-nya yang paling utama menurunkan angka kemiskinan,” kata Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinsos Bantul Tri Galih Prasetya saat ditemui di halaman Dinsos Bantul Jumat (6/3).
Kegiatan ini, lanjutnya, rutin digelar tiga bulan sekali. KPM yang dilibatkan dalam Expo Prokus mencapai sepuluh penerima manfaat. Produk yang ditampilkan pun tidak hanya berupa olahan makanan. Namun ada juga pakaian hingga produk kerajinan.
Selain lewat pameran ini, lanjutnya, KPM juga mendapatkan pelatihan. Dari pembuatan produk, branding, hingga promosi di media sosial.
Salah satu KPM adalah Isharyanti, 49. Sebelumnya dia hanya menjadi buruh jahit. Namun kini dia sudah berdaya dan memiliki usaha sendiri lewat produksi tiwul. “Saat ini memang jualan tiwul saya lebih berkembang,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinsos Bantul Sukrisna Dwi Susanta mengatakan, program ini bertujuan mengentaskan kemiskinan melalui pemberdayaan masyarakat. Dengan adanya program ini, masyarakat yang sebelumnya berada di desil satu sampai empat diharapkan bisa naik ke desil lima sampai sepuluh.
Sehingga harapannya, semakin banyak masyarakat yang graduasi dari bantuan sosial dan lebih mandiri. Khususnya dalam menghidupi ekonomi keluarganya sehingga pendapatannya dapat meningkat. “Istilahnya dicoret dari keluarga miskin,” katanya. (cin/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita