Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Viral Jalan Berlubang Ditancapkan Pohon Pisang di Jalan Srandakan, DPUPKP Bantul Sebut Sudah Ditangani Provinsi

Cintia Yuliani • Jumat, 6 Maret 2026 | 20:45 WIB

GERAK CEPAT: Jalan berlubang yang sebelumnya ditancapkan pohon pisang sudah diperbaiki oleh Pemprov DIY.
GERAK CEPAT: Jalan berlubang yang sebelumnya ditancapkan pohon pisang sudah diperbaiki oleh Pemprov DIY.

 

BANTUL - Jalan berlubang di Jalan Srandakan, Triharjo, Pandak sempat viral di media sosial setelah warga menancapkan pohon pisang di dalam lubang sebagai tanda agar pengguna jalan tidak mengalami kecelakaan. Lubang tersebut dilaporkan memiliki kedalaman sekitar lima centimeter sejak Rabu (4/3).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Bantul Jimmy Alran Manumpak Simbolon mengatakan, dinasnya menerima aduan dari lurah setempat. Setelah menerima laporan tersebut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan pemerintah provinsi karena ruas jalan itu merupakan jalan provinsi. “Sudah ditangani oleh provinsi,” katanya Jumat (6/3).

Selain itu, kata dia, terdapat pula jalan berlubang yang cukup besar di wilayah Dlingo. Kondisi lubang di lokasi tersebut cukup parah hingga truk bisa terjebak. “Itu parah banget langsung ditangani provinsi,” tuturnya.

Sementara itu, DPUPKP Bantul juga akan melakukan penyisiran terhadap jalan kabupaten yang berlubang menjelang Lebaran. Upaya tersebut dilakukan agar masyarakat merasa nyaman saat melintas. “Minimal selesai H-3 Lebaran pengerjaannya,” katanya.

Ia menjelaskan, sasaran perbaikan sementara difokuskan pada jalan menuju objek wisata yang memiliki tingkat kepadatan tinggi. Serta ruas jalan yang menjadi jalur alternatif rekayasa lalu lintas.

Saat ini, penanganan masih dilakukan dengan penambalan jalan berlubang terlebih dahulu. Sebab, beberapa ruas jalan masih dalam proses penanganan. Mulai dari tahap perencanaan hingga persiapan tender.

Namun, dia belum mengetahui secara pasti besaran anggaran yang digunakan. Sehingga untuk sementara waktu, perbaikan masih memanfaatkan sisa anggaran tahun sebelumnya yang dijalankan pada awal tahun ini. “Ada anggaran khusus untuk bencana hidrometeorologi dari APBD 2025,” bebernya.

Terkait jalan berlubang, masyarakat juga dapat menyampaikan aduan melalui website atau aplikasi Bantul Lapor agar dinas dapat segera melakukan perbaikan. Saat libur Lebaran, DPUPKP Bantul juga akan membuka posko untuk mengantisipasi bencana hidrometeorologi. “Ada tiga sampai lima orang per sif,” katanya.

Dia berharap, masyarakat dapat memberikan masukan kepada dinasnya terkait kondisi jalan yang rusak agar dapat segera ditindaklanjuti. “Kami memohon maaf jika pelayanan kami belum maksimal dirasa masyarakat. Tapi intinya kami berusaha memberikan pelayanan terbaik di tengah efisiensi anggaran,” jelasnya. (cin/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#jalan provinsi #Triharjo #Jalan Srandakan #Jalan Berlubang #jalan kabupaten #Pandak #DPUPKP Bantul