Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pemkab Bantul Akan Kumpulkan Yayasan SPPG untuk Kontrol Asal-usul Bahan Baku yang dibeli

Cintia Yuliani • Rabu, 4 Maret 2026 | 20:15 WIB

 

Asistem Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial Setda Bantul Hermawan Setiaji
Asistem Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial Setda Bantul Hermawan Setiaji

BANTUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul dalam waktu dekat akan mengumpulkan yayasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mengontrol asal-usul bahan baku yang dibeli. Tujuannya agar pedagang lokal bisa mendapatkan manfaat dari adanya SPPG di Bantul.

Asistem Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Bantul Hermawan Setiaji mengatakan, pihaknya telah membuat format terkait asal bahan baku yang dipakai di masing-masing SPPG. “Kemudian formatnya akan diserahkan ke SPPG, lalu akan dikontrol, mereka belanjanya di mana,” jelasnya Rabu (3/2).

Adanya arahan kepada yayasan, setiap SPPG minimal memiliki 15-20 mitra bahan baku. Dengan sasaran mitra dari Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), pasar, UMKM lokal, toko di sekitar SPPG, toko kelontong, dan toko milik warga sekitar. Harapannya, warga Bantul bisa menikmati manfaat adanya SPPG.

Hal ini lantaran, terdapat beberapa SPPG yang membeli bahan baku di toko swalayan besar, bahkan di luar Kabupaten Bantul. Ada pula yang membeli sayur ke Wonosobo dan Temanggung.

Menurutnya, jika SPPG di Bantul membeli bahan baku ke pedagang lokal, nantinya akan terjadi multiplier effect yang dapat dirasakan oleh masyarakat sekitar. “Itu yang akan terus kita bangun dan perbaiki,” tandasnya. (cin/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Pedagang Lokal #Pemerintah Kabupaten (Pemkab) #yayasan #Bantul Banjir #SPPG #Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi #bahan baku