BANTUL - Kemeriahan Ramadan di Masjid Fathul Huda, tampak dari estetika masjid yang dihiasi dengan ornamen berbentuk kubah masjid dipadukan dengan lampu warna-warni.
Dekorasi tersebut sengaja dibuat untuk menarik para jemaah agar lebih bersemangat beribadah selama bulan suci.
Ketua Takmir Masjid Fathul Huda Sumarsidi mengatakan, dekorasi masjid yang terletak di Padukuhan Plumutan, Kalurahan Mulyodadi, Kapanewon Bambanglipuro ini merupakan bagian dari upaya menghidupkan kembali masjid melalui berbagai kegiatan positif.
“Tidak hanya peribadatan, tapi juga kegiatan-kegiatan yang lain. Termasuk ini salah satu dari remaja masjid untuk menarik anak-anak,” ujarnya saat ditemui di Masjid Fathul Huda Senin (23/2/2026).
Dia menjelaskan, keberadaan dekorasi tersebut bertujuan agar anak-anak merasa senang dan lebih antusias datang ke masjid.
“Biar berangkat ngaji dan buka bersamanya itu lebih semangat. Senang di masjid,” katanya.
Baca Juga: Cerita Para Lansia Nyantri di Pondok Sepuh Payaman Magelang: Mencari Tenang, Menambah Bekal Akhirat
Adapun, dekorasi itu bukan hal baru. Kegiatan menghias jalan sekitar masjid telah dilakukan sejak 2019 dan terus berlanjut pada 2021, 2025, hingga 2026 dengan motif yang selalu berganti.
“Setiap tahun ada perubahan. Motifnya ganti-ganti, ide-idenya dari anak-anak muda,” jelasnya.
Dari sisi anggaran, biaya bahan dekorasi sejak 2019 awalnya sekitar Rp 1 juta, kemudian naik menjadi Rp 2 juta, hingga saat ini mendekati Rp 5 juta.
“Itu baru bahan. Pengerjaannya gotong royong. Kalau dinominalkan total keseluruhan bisa lebih dari Rp 10 juta karena tenaga tidak dihitung,” ungkapnya.
Pengerjaan dekorasi dilakukan sejak sekitar satu bulan lalu, dimulai dari pembuatan rangka besi, kayu, dan bambu.
Meski berada di wilayah pinggiran dengan keterbatasan anggaran, ia menilai hasilnya tidak kalah menarik dibanding masjid-masjid di wilayah Bantul Kota.
Gayung bersambut, antusiasme jemaah meningkat setelah adanya dekorasi tersebut. Harapan untuk menarik minat anak-anak datang ke masjid pun terwujud, justru lebih semangat.
Jemaah juga kerap membeludak hingga memenuhi area depan dan belakang masjid.
Selain buka bersama yang diikuti sekitar 120-130 jemaah setiap hari, masjid juga memiliki berbagai agenda selama Ramadan.
Setiap Jumat dihadirkan ustaz dari luar kampung untuk mengisi kegiatan keagamaan yang diikuti seluruh warga.
Sementara setiap Ahad diisi kegiatan dongeng untuk anak-anak oleh ustaz dari luar. Pengajian rutin juga digelar setiap Sabtu Pon atau 35 hari sekali.
Sementara itu, Ketua Remaja Masjid Fathul Huda Ghani Ardiansyah mengatakan, pengerjaan dekorasi melibatkan 10 hingga 15 orang selama lebih dari satu bulan setiap malam.
“Satu minggu terakhir dikerjakan full sampai lembur,” ujarnya.
Ke depan, remaja masjid berencana kembali menghadirkan dekorasi serupa dengan konsep yang lebih meriah.
“Insyaallah ke depan akan membuat lagi seperti ini dan akan lebih meriah,” tambahnya. (cin/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita