BANTUL - Pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Bantul terus dilakukan.
Dari 75 kalurahan yang ada, 10 di antaranya dalam proses pembangunan.
Sebanyak 61 lainnya telah dilakukan pemetaan tempat, tiga kalurahan masih belum menentukan tempat pembangunan, sedangkan satu lainnya terkendala tidak adanya tanah kas desa.
Baca Juga: Samsat 'Ngabuburit', Tunggu Waktu Berbuka dengan Bayar Pajak Kendaraan di UPPD Mungkid
"Tiga kalurahan yang masih mencari-cari Argosari, Sabdodadi, dan Sumberagung, dan satu yang belum punya tanah kas desa di Jagalan," jelas Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten (DKUKMP) Bantul Prapta Nugahra saat ditemui setelah acara Launching Aplikasi Satriya di Gedung Induk Lantai Tiga Komplek Parasamya Kamis (19/2/2026).
Lanjutnya, sudah ada 16 kalurahan yang mengajukan izin kepada gubernur terkait penggunaan lahan untuk KDMP.
"Jadi tinggal mengefikskan tiga kalurahan, mana tuh yang dipilih untuk lahan khas desa KDMP," katanya.
Baca Juga: Tiga Warga Bantul Alami Luka aAkibat Hujan Deras dan Angin Kencang: 85 Titik TerdampaK Cuaca Ekstrem
Sebab, syarat bangunan KDMP harus berada di lokasi yang strategis, mudah di jangkau, serta akses kendaraan-kendaraan besar bisa masuk.
"Kan itu yang diharapkan, sehingga memang perlu kecermatan kalurahan untuk bisa memetakan lokasi dengan baik," tuturnya.
Sementara itu, Staf Khusus Menteri Koperasi Bidang ekonomi Produktif dan Kreatif Usaha Koperasi Ambar Pertiningrum mengatakan, pembangunan 80 ribu KDMP di seluruh Indonesia akan ditargetkan rampung pada bulan April.
Baca Juga: Sebanyak 1.920 Warga Sakit Diusulkan Reaktivasi BPJS, Dari Total 34 Ribu yang Telah Dinonaktifkan
Meskipun, pemerintah pusat menargetkan semua gerai KDMP selesai di bangun April mendatang, pihaknya tetap memahami terdapat kalurahan yang memang masih memiliki beberapa kendala.
Kendala tersebur seperti tidak adanya lahan, dan status lahan yang tidak jelas.
"Ini juga harus pelan-pelan dan harus penuh hati-hati juga, karena ini menyangkut lahan," katanya.
Sehingga, harapannya paling tidak bulan April mendatang, sudah ada 30 ribu KDMP yang 100 persen gerainya telah terbangun di Indonesia. (cin)
Editor : Winda Atika Ira Puspita