Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Setelah Lima Tahun Menunggu, Warga Pajangan Apresiasi Kepastian Pembangunan Taman Budaya Bantul Dimulai Maret

Cintia Yuliani • Rabu, 18 Februari 2026 | 08:05 WIB
MANGKRAK: Tanah pekarangan untuk Taman Budaya Bantul tak kunjung dilakukan pembangunan Senin (20/5). Padahal pembebasan lahan telah rampung sejak 2022.
MANGKRAK: Tanah pekarangan untuk Taman Budaya Bantul tak kunjung dilakukan pembangunan Senin (20/5). Padahal pembebasan lahan telah rampung sejak 2022.
 
BANTUL - Warga Padukuhan Kamijoro, Sendangsari, Pajangan menyambut baik pengerjaan Taman Budaya Bantul yang rencananya akan dibangun bulan Maret mendatang. 
 
Lurah Pajangan Anjar Arintaka Putra mengatakan, sejak pembebasan lahan tahun 2021, akhirnya tahun ini telah mendapatkan kepastian pembangunan Taman Budaya Bantul. 
 
Baca Juga: Usai Ketua BEM UGM Kritik Pemerintah soal Anak Bunuh Diri, Teror Meluas hingga Ancaman Pembunuhan
 
“Kemarin baru ada sosialisasi dari dinas PU, Dinas Kebudayaan (Disbud) Bantul, UU Kebudayaan bersama kalurahan dan warga masyarakat semuanya,” jelasnya Selasa (17/2). 
 
Dalam sosialisasi tersebut, dinas terkait mengatakan setelah Hari Raya Idul Fitri, diperkirakan pemenang lelang pembangunan Taman Budaya Bantul telah selesai. Sehingga pembangunan yang menghabiskan anggaran Rp 20,7 miliar dengan dana keistimewaan (danais) pada tahap pertami di mulai bulan Maret mendatang.
 
Baca Juga: Akurasi dan Kemampuan Crossing Jadi Sorotan, Pemain Asing PSIM Jogja Yusaku Yamadera Siap Tambah Latihan
 
Ia menambahkan, dalam sosialisasi tersebut juga disampaikan skema pasar atau market sudah dirancang. Akses masuk menuju kawasan Taman Budaya Bantul nantinya akan dibuat dengan bangunan cukup tinggi, sekitar sembilan meter, yang dibentuk menyerupai bangket untuk jalan.
 
“Karena kondisi wilayahnya kan pegunungan dan bagian bawahnya sangat dalam sekali,” ujarnya.
 
Setelah muncul pemenang lelang pembangunan, nantinya warga akan diberikan sosialisasi secara teknis mengenai kemungkinan adanya alat berat dan bahan material di sekitar lokasi pembangunan Taman Budaya Bantul.
 
Baca Juga: Miris! Siswi Disabilitas SLB Negeri Pembina Yogyakarta Jadi Korban Pelecehan Seksual Oknum Guru PNS, Keluarga Siapkan Laporan ke PPA
 
“Warga masyarakat sangat mengapresiasi dan bahagia tentunya, karena bisa mengangkat warga masyarakat Pajangan khususnya Kamijoro,” katanya. 
 
Ia menjelaskan, rencana pembangunan juga akan disinergikan dengan sektor pariwisata. Kepala Dinas Kebudayaan Bantul, kata dia, telah menyampaikan pada tahap pertama pembangunan akan difokuskan pada kantor Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD). 
 
UPTD tersebut nantinya berada di bawah Disbud Bantul dengan salah satu tugas mengelola keterlibatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta memberi ruang bagi warga untuk mengisi berbagai kegiatan seni dan budaya, sehingga diharapkan setiap hari ada aktivitas.
 
Baca Juga: Polres Gunungkidul Siagakan Personel 24 Jam Jelang Ramadan, Menyusul Kasus Pencurian Meningkat
 
“Harapannya nanti kalau sudah terbangun semuanya, sekitar tahun 2028-2029, ini bisa menjadi objek wisata baru, yaitu wisata budaya,” katanya.
 
Ia menyebutkan, secara keseluruhan pembangunan Taman Budaya Bantul diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp 150 miliar hingga selesai pada 2029. 
 
Namun, untuk gambaran jumlah stan UMKM, hingga kini belum dapat ditentukan karena masih berupa los terbuka dan pembagian teknisnya akan ditentukan setelah bangunan selesai.
 
“Untuk tahap tahun ini, pembangunan baru sampai gedung UPTD, kantor UPTD, dan ikon. Pendapa kemungkinan baru dibangun 2027,” jelasnya.
 
Baca Juga: Akurasi dan Kemampuan Crossing Jadi Sorotan, Pemain Asing PSIM Jogja Yusaku Yamadera Siap Tambah Latihan
 
Ia berharap, keberadaan Taman Budaya Bantul nantinya dapat dimanfaatkan secara maksimal, mengingat Pajangan memiliki pelaku seni yang sangat beragam. Mulai dari dolanan anak, hadroh, hingga kesenian bernuansa Islam-Jawa seperti salawat Jawa, semuanya masih aktif hingga kini.
 
“Dengan adanya Taman Budaya ini, mudah-mudahan semua seni budaya yang ada di Pajangan bisa terfasilitasi dan terlibat semuanya,” katanya. 
 
Sementara itu, Kepala Disbud Bantul Yanatun Yunadiana mengatakan fasilitas yang akan dibangun di Taman Budaya Bantul meliputi gapura, kios UKM dan pasar seni, musala, landmark, pendapa, gedung pertunjukan tertutup atau studio, sanggar budaya anak, galeri, area pertunjukan terbuka, serta kios suvenir. 
 
Dia berharap, keberadaan Taman Budaya Bantul dapat mendorong penyelenggaraan event budaya dalam skala yang lebih besar dan terpusat di satu lokasi. 
 
Dengan tempat yang strategis dan representatif, masyarakat dapat mengekspresikan budaya melalui galeri museum maupun kios UKM. 
 
"Dengan demikian, tidak hanya kesenian, tetapi juga seni rupa dan produk budaya dapat semakin terekspos," tuturnya. (cin)
Editor : Sevtia Eka Novarita
#Danais #Taman Budaya Bantul #sendangsari #Kamijoro #dana keistimewaan #pajangan #Disbud Bantul #pembangunan