Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report

PAD Pariwisata Bantul Januari 2026 Turun dibanding Januari 2025, Turun hingga Rp 1,1 Miliar

Cintia Yuliani • Selasa, 3 Februari 2026 - 14:55 WIB

 

LIBUR NATARU: Wisatawan sedang bermain pasir di pinggir Pantai Parangtritis Kamis (26/12).
LIBUR NATARU: Wisatawan sedang bermain pasir di pinggir Pantai Parangtritis Kamis (26/12).
 

BANTUL - Wisatawan yang berkunjung ke Bantul pada Januari 2026 turun dibanding periode yang sama di tahun 2025. Data kunjungan Januari 2026 dari pintu retribusi di pantai selatan, Gua Selarong, dan Gua Cerme, hanya ada 155.351 pengunjung. Menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 2.245.624.500

"Baru 7,7 persen dari target PAD di 2026 yakni Rp 29 miliar," sebut Subkoordinator Kelompok Substansi Promosi Kepariwisataan Dinas Pariwisata Bantul Markus Purnomo Adi Senin (2/2). 

Sedangkan pada periode yang sama di tahun 2025, jumlah pengunjung menyentuh 232.802 wisatawan. Turut menyumbang PAD pariwisata hingga Rp 3.370.289.000.

"Faktor utama menurunnya PAD adalah daya beli masyarakat menurun," katanya. 

Meski demikian, pihaknya akan terus melakukan upaya untuk meningkatkan PAD pariwisata di Bantul. Dengan aktif menginformasikan kekayaan potensi wisata di Bantul melalui berbagai kanal seperti, Instagram hingga YouTube.

"Ditambah ads, iklan, cetak buku dengan barcode, komunikasi langsung dengan asosiasi biro perjalanan dan kolaborasi dengan pelaku pariwisata," jelasnya.  

Selain itu, dia juga berharap event seperti Kerontjong Pesisiran yang didanai dengan dana keistimewaan pada Juni dapat meningkatkan PAD. "Saya berharap PAD pariwisata di Bantul bisa tercapai walaupun dalam berbagai kondisi," ujarnya. (cin/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#pendapatan asli daerah (PAD) #Kerontjong Pesisiran #kunjungan #pengunjung #pad pariwisata #Bantul #dinas pariwisata bantul #Wisatawan