BANTUL - Upaya pengentasan kemiskinan di Bantul terus dilakukan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat. Salah satunya dilakukan Aisha Lobster Farm yang bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bantul dengan memberikan peluang usaha budi daya lobster air tawar kepada warga miskin.
"Ini mendukung program bupati Bantul juga untuk menekan angka kemiskinan," kata tim media Aisha Lobster Farm Dennis Arman Irfansyah saat ditemui di Aisha Lobster Farm Jumat (16/1).
Rencananya, pihaknya akan menargetkan warga miskin yang ada di 75 kalurahan di Bantul untuk mengentaskan kemiskinan dengan cara memberikan lapangan pekerjaan kepada mereka lewat budi daya lobster air tawar.
"Saat ini satu bulan berjalan baru satu kalurahan," katanya.
Sampai saat ini sudah ada 10 warga miskin yang ada di Bantul mendapatkan lapangan pekerjaan dan bantuan usaha ini.
Mereka mendapatkan bantuan sebesar Rp 2,5 juta untuk satu terpal kolam lobster dengan ukuran dua kali empat meter, filterasi, dan 300 ekor bibit lobster.
Ia menjelaskan, keuntungan bagi penerima bantuan adalah tidak adanya biaya awal usaha karena seluruh sarana utama telah disediakan. Warga hanya menanggung biaya operasional seperti pakan dan listrik.
"Harapannya bisa memberikan lapangan pekerjaan bagi warga," terangnya.
Nantinya, penerima bantuan, tidak perlu bersusah payah untuk menjual budi dayanya, mereka bisa langsung menjual lobsternya ke Aisha Lobster Farm.
"Masyarakat juga bisa mengajukan bantuan sendiri, tinggal buka sosial media Aisha Lobster Farm, ada nomor yang bisa dihubungi kalau orang umum di luar sana mau join bermitra sama kami tinggal hubungin saja," terangnya.
Sementara itu, salah satu warga yang mendapatkan bantuan usaha Eko Rohadi, 45, warga asal Padukuhan Banaran, Gilangharjo, Pandak mengatakan, program ini bisa meningkatkan pendapatannya dan bisa berpotensi untuk mengentaskan kemiskinan.
"Bisa membantu ekonomi kita, rencananya saya juga akan menambah kolam lagi," jelas pria dua anak itu.
Keuntungan membudi daya lobster air tawar menurutnya, perawatannya tidak terlalu sulit, yang harus diperhatikan hanya airnya saja.
"Jadi kita kaya memelihara air harus stabil, jadi jangan terlalu dingin atau terlalu panas," tuturnya.
Ketua Baznas Bantul Damanhuri mengatakan, program ini untuk menanggulangi kemiskinan ekstrem di Bantul dan dapat meningkatkan kesejahteraan untuk Usaha Kecil dan Menengah (UKM) pendidikan dan kesehatan. "Kami berharap bisa menanggulangi kemiskinan khususnya kemiskinan ekstrem di Bantul. (cin)
Editor : Sevtia Eka Novarita